PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin angkat bicara soal kabar yang menyebut dirinya menonjobkan Sekretaris Daerah (Sekda) Mie Go. Melalui pesan singkat WhatsApp kepada wartawan, Rabu (13/5/2026) petang, pria yang akrab disapa Prof Udin itu memberikan jawaban singkat dan tegas.
"Dak (tidak) bener," tulis Prof Udin.
Pernyataan itu mematahkan spekulasi yang berkembang di kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Isu perombakan jabatan eselon II kerap menjadi perbincangan hangat jelang akhir masa jabatan kepala daerah.
Sekda Mie Go memberikan respons serupa. Ia membantah telah menerima surat keputusan atau pemberitahuan resmi terkait pemindahan dirinya ke posisi non-job.
"Tidak ada, saya juga dapat informasi dari teman-teman," ujar Mie Go saat dikonfirmasi secara terpisah.
Keduanya sepakat bahwa informasi yang beredar tidak memiliki dasar. Klarifikasi ini diharapkan mampu meredakan kegaduhan di internal birokrasi dan mengembalikan fokus ASN pada pelayanan publik.
Meski telah dibantah, isu mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Pemkot Pangkalpinang bukanlah hal baru. Pergantian pejabat kerap menjadi dinamika wajar, terutama untuk penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada dokumen resmi atau pengumuman dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pangkalpinang yang menyebutkan adanya perubahan posisi Sekda. Prof. Saparudin memastikan Mie Go masih menjalankan tugasnya seperti biasa.