PANGKALPINANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Pangkalpinang, pada Selasa ini. Berdasarkan informasi dari laman resmi BMKG, ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu diprakirakan mengalami hujan ringan hingga sedang.
Prakirawan BMKG, Bintari A, menerangkan bahwa saat ini terdapat daerah konvergensi yang memanjang di sejumlah wilayah, mulai dari Samudra Hindia barat Aceh hingga Samudra Pasifik utara Maluku Utara. Kondisi atmosfer ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati.
Fenomena serupa juga terjadi karena adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias. Pergerakan angin yang dipengaruhinya turut mendukung pembentukan awan-awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.
BMKG memprakirakan dua kota besar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang, yakni Manado dan Nabire. Sementara itu, Pangkalpinang masuk dalam kategori kota dengan potensi hujan ringan hingga sedang bersama dengan 26 kota lainnya seperti Banda Aceh, Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar.
Adapun beberapa kota besar lainnya diprakirakan hanya akan berawan pada hari ini, meliputi Jambi, Bengkulu, Semarang, dan Pontianak.
Sebelumnya, pada Senin (19/5), BMKG juga mengeluarkan peringatan gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah perairan Sumatera Utara sejak 19 hingga 22 Mei 2026. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Dasmian Sulviani, menyatakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter perlu diwaspadai karena dapat mengganggu aktivitas pelayaran.
Meski peringatan ini tidak secara langsung menyasar perairan Bangka Belitung, warga dan nelayan diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dinamis. Masyarakat Pangkalpinang disarankan untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG sebelum beraktivitas di luar ruangan.