PANGKALPINANG — Panitia Kurban Masjid Al Furqon di Komplek Perumahan Karyawan PT TIMAH, Bukit Baru, Pangkalpinang, memotong 11 sapi dan 6 kambing pada Idul Adha tahun ini. Dari total 17 ekor hewan kurban tersebut, panitia memperkirakan menghasilkan 1.236 paket daging yang siap dibagikan.
Ketua Panitia Kurban Masjid Al Furqon, Dwin Pambudi, menjelaskan bahwa pendistribusian daging kurban dilakukan melalui ketua RT dan RW setempat. Masing-masing koordinator wilayah telah ditunjuk untuk memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan merata.
“Tidak ada pengambilan kupon secara individu di lokasi pemotongan agar tidak terjadi antrean panjang penerima daging kurban,” ujar Dwin.
Proses penyembelihan di Masjid Al Furqon turut diawasi oleh Plt. Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, drh Jamilah Idah Fatonah. Pihaknya melakukan pemeriksaan post mortem setelah penyembelihan, dengan fokus memeriksa kondisi daging dan organ dalam hewan.
“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah hewan kurban dalam kondisi sehat dan hasil sembelihnya layak dikonsumsi masyarakat dan di sini layak untuk konsumsi,” kata drh Jamilah.
Department Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk menyebutkan bahwa kegiatan kurban ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan berbagi manfaat bagi masyarakat di lingkungan operasional. Menurutnya, pelaksanaan kurban di komplek karyawan tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara perusahaan, karyawan, dan warga sekitar.
“Melalui momentum Iduladha ini, PT TIMAH berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dapat terus terjaga. Kehadiran hewan kurban ini diharapkan memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Secara keseluruhan, pada tahun ini PT TIMAH memberikan bantuan hewan kurban sebanyak 268 ekor yang tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, dan Jakarta.