Pembaruan ini diumumkan langsung oleh Jon Friedman, Chief Design Officer Microsoft yang baru, melalui sebuah postingan di blog resmi perusahaan. Menurutnya, desain baru Copilot lahir dari masukan pengguna yang menginginkan sistem yang lebih terhubung dan adaptif. "Yang dulunya hanya kotak teks prompt yang statis, kini berubah menjadi ruang kerja yang sadar tugas," jelas Friedman.
Hasilnya langsung terlihat pada angka adopsi. Microsoft mencatat lonjakan penggunaan Copilot di aplikasi Office: 27 persen di Word, 33 persen di Excel, 43 persen di PowerPoint, dan 30 persen di Outlook sejak fitur baru ini digulirkan.
Perubahan paling kasat mata ada pada prompt line — kotak tempat pengguna mengetik perintah. Kini, kotak tersebut bisa meluas secara dinamis untuk menampilkan alat dan kontrol yang relevan dengan tugas yang sedang dikerjakan. Di bawahnya, Copilot akan menyorot fitur-fitur yang mungkin dibutuhkan pengguna, bukan lagi sekadar menunggu perintah diketik.
Panel navigasi kiri tetap dipertahankan untuk akses cepat ke pencarian, riwayat obrolan, agen AI, dan Copilot notebooks — ruang kerja kolaboratif berbasis AI tempat pengguna bisa mengorganisir informasi.
Meskipun Copilot secara otomatis akan memilih model AI terbaik untuk setiap tugas, pengguna tetap bisa turun tangan. Tersedia opsi "Quick Response" untuk jawaban cepat dan "Think Deeper" untuk analisis yang lebih mendalam. Yang menarik, Anthropic's Opus kini tersedia sebagai alternatif dari model GPT milik OpenAI.
Friedman juga menjanjikan kualitas respons yang lebih baik. Keluaran Copilot disebut "lebih terstruktur, lebih mudah dipindai, dan lebih sesuai dengan maksud pengguna." Ini berarti laporan, ringkasan, atau draf email yang dihasilkan AI akan lebih rapi dan langsung bisa dipakai.
Di aplikasi Microsoft 365, Copilot kini muncul sebagai tombol mengambang (floating button). Saat diaktifkan, chatbot ini langsung memahami konteks dokumen yang sedang dibuka — entah itu paragraf di Word, sel di Excel, atau slide di PowerPoint. Aksi yang disarankan akan muncul di panel samping, bukan lagi mengganggu alur kerja utama.
Pembaruan ini mulai digulirkan secara bertahap untuk versi desktop dan mobile. Belum ada informasi spesifik mengenai ketersediaan untuk pelanggan enterprise di Indonesia, namun pengguna Microsoft 365 Copolit yang sudah berlangganan bisa mengecek pembaruan di aplikasi masing-masing dalam beberapa pekan mendatang.