BELITUNG — Kapal Express Bahari 3 E akhirnya kembali beroperasi melayani penumpang rute Tanjungpandan menuju Pangkal Balam pada Kamis (11/6) pagi. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan, Bambang Chandra, setelah kapal dinyatakan laik laut menyusul perbaikan teknis.
Bambang menjelaskan, insiden terjadi pada Rabu (10/6) saat kapal dalam perjalanan. Propeller atau baling-baling kapal mendadak tersangkut jumbo bag, sehingga kapal terpaksa putar balik dan kembali ke Pelabuhan Tanjungpandan.
"Kapal mengalami gangguan teknis diakibatkan propeller atau baling-baling kapal tersangkut jumbo bag," katanya di Tanjungpandan, Kamis.
Setelah perbaikan dilakukan oleh pihak kapal, KSOP Kelas IV Tanjungpandan langsung menerjunkan tim Marine Inspector untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Kapal juga menjalani percobaan berlayar atau sea trial untuk memastikan seluruh sistem berfungsi normal.
"Kami pastikan Kapal Express Bahari 3 E laik laut untuk berlayar melayani penumpang," ujar Bambang Chandra.
Hasil uji coba menunjukkan kapal siap beroperasi. "Tadi pagi kapal sudah berlayar melayani penumpang mudah-mudahan aman dan selamat sampai tujuan," imbuhnya.
KSOP menegaskan pihaknya tidak akan mengizinkan kapal berlayar sebelum dinyatakan benar-benar aman. Pemeriksaan teknis dan sea trial menjadi prosedur standar yang wajib dijalani setiap kapal usai mengalami gangguan.
"Kami pastikan kapal Express Bahari 3 E laik laut dan semoga selamat sampai tujuan," kata Bambang menutup pernyataannya.