PANGKALPINANG — Wakapolres Pangkalpinang AKBP Rendra Oktha Dinata S.I.K. M.Si mewakili Polda Babel membuka langsung turnamen yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Dalam sambutannya, ia menyebut event ini sebagai bentuk kepedulian institusi terhadap olahraga biliar yang dinilai mampu menjadi cabang olahraga berprestasi.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) POBSI Babel, Roni, menambahkan bahwa turnamen ini tidak semata-mata ajang kompetisi. Menurutnya, kegiatan ini dirancang sebagai wadah pencarian bakat-bakat baru sekaligus mempererat hubungan antar komunitas biliar di Bangka Belitung.
"Motivasi utama kita adalah mempererat rasa kebersamaan dan sekaligus mampu mencetak atlet yang dapat bersaing di level yang lebih tinggi," ujar Roni saat ditemui di lokasi pertandingan.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 96 orang. Mereka datang dari berbagai klub dan komunitas biliar yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pertandingan menggunakan sistem gugur dengan format 9Ball, salah satu varian biliar yang populer di kalangan penggemar olahraga ini.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 40 juta. Turnamen ini menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan dalam peringatan Bhayangkara Cup ke-80 yang digelar oleh Kepolisian Daerah Bangka Belitung. Selain biliar, sejumlah cabang olahraga dan kegiatan sosial lainnya juga dilaksanakan untuk memeriahkan hari jadi Polri tersebut.
Panitia berharap ajang serupa dapat terus digelar secara rutin guna menjaga regenerasi atlet biliar di daerah. Polda Babel pun berkomitmen mendukung pengembangan olahraga ini sebagai salah satu cabang unggulan Bangka Belitung di kancah nasional.