PT TIMAH Tanam 36.100 Bibit Mangrove di Bangka Belitung dan Kepri Sepanjang 2025 untuk Dukung Net Zero Emissions

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 13:34:02 WIB
Petugas PT TIMAH menanam bibit mangrove di pesisir Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian program pelestarian lingkungan.

PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk mencatat telah menanam 36.100 bibit mangrove di dua provinsi sepanjang 2025. Ribuan bibit itu tersebar di pesisir Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau sebagai bagian dari program pelestarian lingkungan perusahaan.

Departement Head Corporate Communication PT TIMAH, Anggi Siahaan, menyebut penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Lebih dari itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian perubahan iklim.

Mangrove dan Target Penyerapan Karbon Nasional

“Pelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam operasional perusahaan. Penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menjaga ekosistem pesisir, tetapi juga mendukung upaya pengendalian perubahan iklim melalui peningkatan kapasitas penyerapan karbon,” kata Anggi dalam keterangan yang diterima, pekan lalu.

Program ini menjadi salah satu kontribusi nyata PT TIMAH terhadap agenda nasional Net Zero Emissions 2060. Mangrove dikenal memiliki kemampuan menyerap karbon hingga empat kali lebih besar dibandingkan hutan tropis daratan, menjadikannya instrumen alami yang efektif dalam mitigasi perubahan iklim.

Pelibatan Masyarakat Pesisir dalam Setiap Tahap

Dalam pelaksanaannya, PT TIMAH tidak bekerja sendiri. Perusahaan melibatkan kelompok nelayan, pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Keterlibatan warga pesisir dimulai dari tahap pembibitan, penanaman, hingga perawatan berkala.

Pendekatan partisipatif ini dinilai penting untuk memastikan tingkat kelangsungan hidup bibit mangrove tetap tinggi. Selain itu, program ini juga membuka ruang ekonomi bagi warga sekitar yang terlibat dalam kegiatan pembibitan dan pemantauan.

Dukungan terhadap Pembangunan Berkelanjutan

Penanaman mangrove oleh PT TIMAH merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Secara spesifik, program ini menyasar tujuan ke-13 (penanganan perubahan iklim) dan tujuan ke-14 (ekosistem laut).

Dengan total 36.100 bibit yang ditanam sepanjang 2025, PT TIMAH berharap dapat memperkuat ketahanan pesisir di Bangka Belitung dan Kepri. Ke depan, perusahaan akan terus memperluas area tanam di wilayah-wilayah yang memiliki ekosistem mangrove yang kritis.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: ayobangka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top