Bantuan Renovasi Posyandu Berok dari PT TIMAH, Atap Bocor dan Plafon Roboh Segera Diperbaiki

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Minggu, 05 Juli 2026 | 16:21:01 WIB
PT TIMAH memberikan bantuan renovasi untuk memperbaiki atap dan plafon Posyandu Berok yang rusak.

BANGKA TENGAH — Bangunan Posyandu di Desa Berok selama ini tidak lagi nyaman digunakan. Atapnya bocor di beberapa titik, sementara sebagian plafon sudah roboh. Kondisi itu membuat warga, terutama ibu hamil dan balita, kurang leluasa saat mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan bulanan.

Melalui program TJSL, PT TIMAH memberikan bantuan renovasi untuk memperbaiki seluruh kerusakan tersebut. Perbaikan mencakup penggantian atap, plafon, serta bagian lain yang sudah tidak layak.

Harapan Pemerintah Desa Setelah Renovasi

Perwakilan Pemerintah Desa Berok, Afif Fauzi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian perusahaan tambang timah itu. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti karena kebutuhan perbaikan sudah mendesak.

“Kondisi bangunan memang sudah membutuhkan perbaikan. Bantuan ini sangat berarti karena akan digunakan untuk renovasi Posyandu sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berlangsung lebih nyaman,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Afif berharap setelah renovasi rampung, masyarakat akan semakin antusias memanfaatkan layanan posyandu. Fasilitas ini menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Fokus pada Kebutuhan Dasar Warga

Bantuan renovasi Posyandu Berok menjadi bagian dari komitmen PT TIMAH dalam menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Selain di bidang kesehatan, program TJSL perusahaan juga mencakup pendidikan, pemberdayaan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Dengan adanya gedung posyandu yang lebih layak, diharapkan pelayanan kesehatan rutin setiap bulan bisa berjalan lebih optimal. Ibu hamil dan balita sebagai pengunjung utama pun bisa mendapatkan pemeriksaan dengan lebih nyaman.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: suarabangka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top