PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menyatakan tidak bisa bekerja sendiri dalam merumuskan kebijakan daerah. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol, Donal Tampubolon, di hadapan kader dan pengurus PPP yang menggelar muscab di Nusantara Ballroom Hotel Cordela.
“Pemerintah tidak akan mampu berjalan sendiri. Kita sangat membutuhkan kehadiran dan dukungan semua pihak, termasuk PPP yang kini memegang dua kursi di DPRD. Ini menjadikan kalian mitra strategis kita, baik dalam menyampaikan pandangan kritis maupun masukan yang membangun bagi kemajuan daerah,” tegas Donal, mengutip pesan Wali Kota Saparudin Masyarif.
PPP sebagai Mitra Kritis dan Konstruktif
Donal menekankan bahwa peran partai politik tidak hanya sebagai pendukung kebijakan, tetapi juga sebagai penyedia gagasan dan kontrol sosial. Dengan dua kursi yang dimiliki, PPP diharapkan mampu menjadi jembatan antara kepentingan masyarakat dan program pemerintah.
“Ke depannya, tantangan yang dihadapi akan semakin kompleks. Kami berharap partai politik bisa duduk bersama, memikirkan hal-hal terbaik untuk kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Harapan untuk Kepengurusan Baru
Muscab ke-IX ini menjadi ajang regenerasi kepemimpinan PPP Pangkalpinang. Pemerintah kota menaruh harapan besar agar kepengurusan yang baru terpilih mampu melanjutkan dan mempererat kemitraan yang sudah terjalin dengan eksekutif.
Donal menyampaikan apresiasi kepada pengurus lama atas dedikasi mereka selama ini. “Terima kasih sebesar-besarnya kepada pengurus lama atas kebersamaan dan dedikasi yang telah diberikan. Kepada pengurus baru yang akan lahir dari muscab ini, kami berharap kerja sama yang harmonis ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi Pangkalpinang yang lebih baik,” pungkasnya.
Muscab tersebut dihadiri oleh kader PPP dari seluruh kecamatan di Kota Pangkalpinang serta perwakilan organisasi sayap partai. Agenda utama pertemuan ini adalah pemilihan ketua DPC PPP periode 2026–2031 dan penyusunan program kerja lima tahun ke depan.