Presiden Prabowo Instruksikan Kepala Daerah Perkuat Mitigasi Bencana Usai Gempa Flores dan Erupsi Anak Krakatau

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Senin, 07 September 2026 | 21:58:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas virtual bersama kepala daerah untuk membahas penguatan mitigasi bencana nasional, Senin.

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas virtual bersama kepala daerah dan jajaran terkait untuk memantau penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia, Senin. Langkah ini diambil di tengah kondisi kebencanaan nasional yang meliputi gempa bumi di Flores, erupsi Gunung Anak Krakatau, serta kebakaran hutan dan lahan. Presiden menilai situasi ini menjadi pembelajaran bagi pemerintah untuk memperkuat kesiapsiagaan, bukan sekadar respons saat bencana terjadi.

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah menggeser fokus penanganan bencana dari respons darurat menuju langkah mitigasi yang lebih dini. Instruksi ini disampaikan dalam rapat terbatas virtual yang dipantau melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin, dan dihadiri sejumlah kepala daerah.

Menurut Presiden, kecepatan respons pemerintah terhadap bencana yang terjadi belakangan ini sudah cukup baik. Namun, hal itu dinilai tidak cukup jika tidak diimbangi dengan kesiapan sebelum bencana melanda.

Respons Cepat Tak Cukup Tanpa Kesiapan

Presiden Prabowo menyebut pemerintah saat ini tengah menghadapi tiga kondisi kebencanaan besar secara bersamaan. Ketiganya menjadi ujian sekaligus bahan evaluasi bagi sistem penanggulangan bencana nasional.

  • Gempa bumi di Flores
  • Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau
  • Kebakaran hutan dan asap yang masih melanda sejumlah wilayah

"Gempa di Flores, kemudian sekarang aktivitas Gunung Anak Krakatau dan juga kebakaran hutan dan asap yang masih menjadi masalah bagi kita semua," kata Presiden Prabowo saat membuka rapat.

Perbandingan Respons Kini dan Masa Lalu

Presiden memberikan penilaian positif terhadap kinerja aparat di lapangan. Ia membandingkan penanganan bencana saat ini dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, khususnya di wilayah Sumatera.

"Sekarang pun dibandingkan dengan tahun-tahun yang dulu respons kita sangat cepat. Keadaan bencana di Sumatera, di Aceh, Sumatera Utara, dan di Sumatera Barat ternyata respons kita cukup masif, cukup cepat," ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Presiden kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari aparat hingga relawan. Namun, pujian tersebut tidak lantas mengendurkan tekanan evaluasi terhadap aspek pencegahan.

Anggaran Mitigasi Jadi Sorotan

Presiden Prabowo menilai kondisi kebencanaan saat ini menjadi pembelajaran berharga bagi pemerintah. Ia menekankan perlunya penguatan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana secara berkelanjutan, termasuk dengan meningkatkan alokasi anggaran.

Ia mengingatkan pemerintah tidak boleh hanya mengandalkan respons setelah bencana terjadi. Kesiapan dan langkah mitigasi, menurutnya, harus dilakukan jauh sebelum bencana muncul.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top