BANGKA SELATAN — Penanganan bencana kebakaran di Dusun Serdang memasuki fase pemulihan. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengarahkan para pengungsi untuk berpindah dari posko darurat ke hunian sementara yang telah disiapkan.
Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid menyatakan pemindahan akan direalisasikan secara bertahap. Syarat utamanya, penerangan jalan dan fasilitas listrik di areal huntara sudah siap dioperasikan.
Kesiapan infrastruktur dasar dari PLN disebut sebagai kunci sebelum warga resmi menempati tenda. Pemkab belum memastikan tanggal pasti pemindahan karena menunggu jaringan listrik tersambung penuh.
"Korban bencana yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian akan segera kita pindahkan ke lokasi huntara. Total ada 70 unit tenda yang sudah kami persiapkan," kata Riza, dikutip Minggu (18/10/2026).
Sebanyak 70 unit tenda disiapkan untuk menampung puluhan keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Huntara menjadi strategi pemerintah daerah mendampingi warga melewati masa transisi hingga kondisi kehidupan mereka kembali stabil.
Pemkab Bangka Selatan telah menyuplai berbagai logistik pokok untuk masa penampungan sementara. Setiap unit huntara dipastikan sudah dilengkapi perlengkapan tidur hingga sarana memasak.
"Perlengkapan dasar seperti alat dapur dan alas tidur semuanya sudah tersedia di dalam tenda. Jadi warga tinggal masuk dan menempati fasilitas tersebut," jelas Riza.
Dengan kelengkapan itu, warga tidak perlu menunggu distribusi tambahan saat pertama kali masuk huntara. Kebutuhan harian dasar bisa langsung terpenuhi sejak hari pertama penempatan.
Riza menambahkan, huntara bukan sekadar tempat bernaung dari hujan dan panas. Pemerintah daerah memposisikannya sebagai ruang bagi warga untuk kembali merajut kebersamaan sosial.
Melalui lingkungan baru, sesama korban dapat saling menguatkan serta beraktivitas secara mandiri secara perlahan. Pendekatan ini dinilai penting karena warga kehilangan rumah sekaligus rutinitas kesehariannya.
Pemkab belum merinci berapa lama warga akan menempati huntara. Namun proses pemulihan diarahkan berjalan bertahap, mengikuti kesiapan fasilitas dan kondisi lapangan di Kecamatan Simpang Rimba.