ZHENGZHOU — Cantabile Musik kembali mengharumkan nama Bangka Belitung di panggung internasional. Cantabile Ethnic Ensemble berhasil meraih Gold Award pada kategori Group Ensemble sekaligus penghargaan Grand Champion Top 1st pada kategori musik dalam ajang Asia All Star Festival 2026 yang berlangsung di Opera House, Sias University, Zhengzhou, Henan, China.
Keikutsertaan Cantabile Musik di ajang tersebut mencakup dua kategori perlombaan. Selain keberhasilan Cantabile Ethnic Ensemble, siswa Cantabile Musik cabang Sungailiat, Jose Massimo Meyer Lim, turut menorehkan prestasi dengan meraih Silver Award 2nd pada kategori Drum Solo.
Dua Kategori Diikuti, Dua Penghargaan Dibawa Pulang
Keberhasilan Cantabile Ethnic Ensemble dinilai bukan sekadar soal kemampuan bermusik. Penampilan mereka sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Bangka Belitung kepada penonton dan peserta festival di China.
Project Leader sekaligus Owner Cantabile Musik, Veni Wahyuni, menilai keikutsertaan dalam festival internasional itu sebagai kesempatan berharga. Menurutnya, ajang tersebut memberi pengalaman tampil di panggung dunia bagi siswa, pengajar, dan seniman yang terlibat.
"Keikutsertaan dalam festival internasional tersebut menjadi kesempatan berharga bagi siswa, pengajar, dan seniman untuk mendapatkan pengalaman tampil di panggung dunia," kata Veni Wahyuni.
Panggung Dunia untuk Seni Budaya Lokal
Asia All Star Festival 2026 mempertemukan peserta dari sejumlah negara di Sias University, Zhengzhou. Bagi Cantabile Musik, capaian di ajang ini menambah deretan prestasi yang telah diraih sebelumnya di tingkat internasional.
Dua penghargaan yang dibawa pulang dari Zhengzhou menjadi modal bagi Cantabile Musik untuk melanjutkan pembinaan siswa dan pengajar di Bangka Belitung. Jose Massimo Meyer Lim, siswa cabang Sungailiat, menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan di daerah bisa bersaing di panggung internasional.