PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang melepas delapan calon Paskibraka terbaiknya untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pengiriman ini dilakukan pada Senin lalu sebagai bagian dari proses regenerasi pengibar bendera di daerah.
Didominasi Siswa SMA Negeri
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menyebutkan para peserta berasal dari sejumlah sekolah negeri di kota tersebut. Mereka adalah siswa-siswi pilihan yang telah melewati tahapan seleksi di tingkat kota.
“Ada delapan orang putra-putri terbaik yang sudah mewakili sekolah-sekolah di Pangkalpinang,” kata Saparudin saat melepas para calon Paskibraka.
Ia merinci, peserta didominasi oleh siswa dari SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, dan SMA Negeri 4 Pangkalpinang. Sekolah-sekolah ini menjadi pemasok utama calon pengibar bendera untuk tingkat provinsi tahun ini.
Dukungan Penuh dari Pemkot
Pemerintah kota tidak hanya memberikan dukungan moril kepada delapan peserta tersebut. Saparudin menegaskan bahwa fasilitas pendukung juga telah disiapkan agar mereka bisa mengikuti seleksi dengan maksimal.
“Tentunya pemerintah kota memberikan wejangan dan motivasi kepada mereka agar dapat mengikuti kegiatan seleksi di tingkat provinsi dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Pangkalpinang juga menyediakan kebutuhan administratif dan logistik selama proses seleksi berlangsung. Langkah ini diambil untuk memastikan para peserta fokus pada persiapan fisik dan mental.
Target: Lolos ke Tingkat Nasional
Harapan besar disematkan kepada delapan calon Paskibraka asal Pangkalpinang ini. Saparudin berdoa agar mereka tidak hanya lolos menjadi anggota Paskibraka tingkat provinsi, tetapi juga mampu menembus seleksi nasional.
“Kami mendoakan mereka dapat berhasil terpilih menjadi Paskibra tingkat provinsi dan mudah-mudahan nanti ada juga yang bisa mengikuti seleksi tingkat nasional,” katanya.
Seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi ajang pembuktian bagi para siswa terbaik dari seluruh kabupaten dan kota. Bagi Pangkalpinang, pengiriman delapan wakil ini menjadi langkah awal untuk kembali mencetak pengibar bendera di tingkat nasional.