JAKARTA — Rudi Syahwani, Wakil Sekretaris SIWO PWI Pusat yang juga mantan Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Bangka Belitung, menekankan pentingnya sikap persuasif dan transparan dari Adrian Samalo selaku pemegang mandat ketua careteker PWI Bangka Tengah. Peringatan ini disampaikan Rudi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Potensi Hambatan Perpanjangan Kartu Anggota
Menurut Rudi, konstalasi politik internal jelang Konferkab PWI Bateng berpotensi memicu aksi pembatasan akses terhadap anggota yang berseberangan. Salah satu celah yang rawan disalahgunakan adalah proses perpanjangan kartu anggota PWI.
“Pemegang mandat careteker PWI harus bersikap terbuka, persuasif serta akomodasi. Seperti dahulu saya ditugaskan Ketua PWI Babel Muhammad Boy Fathurakhman, merangkul dan mengakomodasi kepentingan seluruh pihak,” ujar Rudi.
Pesan untuk Careteker: Akomodasi Semua Pihak
Rudi mengingatkan bahwa pengalaman sebelumnya dalam merangkul semua elemen berhasil menurunkan potensi konflik sepanjang masa kepengurusan. Ia meminta Adrian Samalo secara proaktif mengakomodasi anggota yang ingin memperpanjang kartu anggota.
“Sehingga sedari awal menurunkan potensi konflik sepanjang kepengurusan. Namun yang tetap harus menjadi perhatian tetap melandaskan AD/ART PWI sebagai acuan,” pesan Rudi.
Konferkab PWI Bateng dalam Beberapa Bulan ke Depan
Peringatan ini disampaikan dalam rangka persiapan pelaksanaan Konferensi Kabupaten PWI Bangka Tengah yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang. Rudi, yang juga pimpinan grup Ruuds Network Cyber (RnC), menyoroti potensi praktik jagal lawan politik dengan membatasi akses perpanjangan kartu.
Ia berharap careteker dapat menjaga netralitas dan mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan kelompok. Langkah transparan dinilai kunci untuk menjaga kredibilitas proses demokrasi internal PWI Bateng.