PANGKAL PINANG — Kelompok tani Durian Mesu Andalan Sejahtera (DURI MAS) di Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, membuktikan bahwa pendampingan korporasi bisa mengubah nasib petani lokal. Dalam kurun setahun, produksi durian mereka naik 35 persen, dan pendapatan bulanan pun ikut meroket.
Dari Buah Segar ke Dodol dan Keripik Pepaya
Sejak 2024, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Depati Amir membina 24 anggota kelompok yang diketuai Rizky. Mereka mengelola sekitar 15 hektare lahan durian milik desa dan warga. Tidak hanya menjual buah segar saat panen, kelompok ini mulai mengolah hasil kebun menjadi dodol durian dan keripik pepaya.
“Dulu masyarakat hanya mengandalkan hasil panen durian. Sekarang kami mulai belajar mengolah hasil panen menjadi produk bernilai ekonomi dan mengembangkan potensi wisata desa,” ujar Rizky.
PLTS hingga Pelatihan Wisata: Paket Pendampingan Lengkap
Pendampingan yang diberikan Pertamina tidak main-main. Selain pelatihan pengelolaan wisata dan pemasaran produk, mereka juga membantu perizinan usaha, memberikan bantuan alat produksi UMKM, hingga memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung energi baru terbarukan di lokasi usaha.
Atas kontribusinya, Rizky terpilih sebagai Pemuda Pelopor Desa Bidang Lingkungan dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Wisata Petik Durian di Bukit Nek Ayam
Kelompok DURI MAS juga mengembangkan kawasan Bukit Nek Ayam (Bunaya) sebagai destinasi wisata petik dan makan durian langsung di kebun. Langkah ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, tidak hanya bagi petani tetapi juga pelaku usaha mikro di desa.
Target SDGs dan Harapan Berkelanjutan
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong masyarakat mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Program DURI MAS mendukung tiga tujuan Sustainable Development Goals (SDGs): Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Tujuan 8), Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Tujuan 12), serta Ekosistem Daratan (Tujuan 15).
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berharap masyarakat dapat terus tumbuh mandiri melalui potensi desa yang dimiliki, sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat,” ujar Rusminto.