KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Jakarta, 26 Juli 2025 – Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono mengapresiasi langkah ANTAM dalam acara Gerak Hijau 2026. Ia menekankan bahwa praktik pertambangan dan pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan jika ada komitmen nyata dari semua pihak.
Kolaborasi Tiga Pilar: Pemerintah, Bisnis, dan Masyarakat
“Selama ini kita sering mendengar bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab pemerintah. Ada juga yang mengatakan itu tanggung jawab perusahaan. Padahal jawabannya sederhana. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua,” ujar Diaz dalam sambutannya di Jakarta, Sabtu (26/7).
Ia menjelaskan, pemerintah berperan melalui kebijakan, dunia usaha dengan praktik bisnis bertanggung jawab, dan masyarakat melalui kebiasaan sehari-hari. “Kalau tiga-tiganya berjalan bersama, saya yakin Indonesia akan jauh lebih hijau,” lanjutnya.
Diaz juga menyoroti keberhasilan ANTAM yang tidak hanya melampaui target reklamasi, tetapi juga menurunkan emisi karbon jauh di atas target perusahaan. Perusahaan tambang pelat merah itu terus meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam operasionalnya.
ANTAM Buktikan Tambang Ramah Lingkungan, Emisi Turun Drastis
Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto mengungkapkan bahwa pihaknya terus mempercepat dekarbonisasi melalui program efisiensi energi dan pemanfaatan energi baru terbarukan. Sepanjang 2025, ANTAM berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 9,43%—melampaui target yang ditetapkan.
“Tahun ini, hingga pertengahan tahun, penurunan emisi juga telah melampaui target tahunan. Kami pun terus meningkatkan penggunaan energi terbarukan melalui solar PV dan biosolar di berbagai wilayah operasi,” ungkap Untung.
Dalam acara Gerak Hijau, ANTAM tidak hanya mengajak peserta berjalan bersama, tetapi juga membagikan ribuan bibit pohon kepada masyarakat. “Mudah-mudahan bibitnya tidak berhenti di bagasi mobil ya,” seloroh Diaz.
Gerak Hijau: Edukasi Keberlanjutan untuk Semua
Gerak Hijau 2026 dirancang sebagai ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya keberlanjutan. Rangkaian acara mencakup Fun Walk, Clean Parade, Workshop Pengelolaan Limbah, Festival UMKM, serta kampanye penggunaan reusable cup dan pemilahan sampah.
Acara ini menjadi bukti bahwa sinergi antara kebijakan pemerintah, inovasi korporasi, dan partisipasi masyarakat mampu menciptakan perubahan nyata. Dengan capaian emisi yang melampaui target, ANTAM menunjukkan bahwa sektor pertambangan bisa menjadi garda terdepan dalam transisi energi hijau Indonesia.