BANGKA SELATAN — Sebanyak 35 kader Gerakan Pemuda Ansor dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Dirosah Ula pada Sabtu-Minggu (25–26/7/2026) di Gedung PCNU Bangka Selatan. Kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Kader Berkarakter, Berilmu dan Berkhidmat” ini menjadi bagian dari kaderisasi organisasi untuk mencetak pemimpin muda yang berintegritas. Tujuannya membekali peserta dengan wawasan keislaman, kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.
Materi Pelatihan: dari Ke-Ansoran hingga Fiqih Aswaja
Selama dua hari, peserta menerima sejumlah materi inti. Antara lain pemahaman tentang ke-Ansoran, ke-NU-an, kepemimpinan organisasi, wawasan kebangsaan, fiqih Ahlussunnah wal Jama’ah, serta peningkatan karakter kader. Diskusi kelompok dan evaluasi juga digelar untuk mengasah kemampuan kepemimpinan peserta secara langsung.
Harapan Ketua Panitia: Kader Mampu Implementasikan Nilai Aswaja di Masyarakat
Ketua Panitia PKD dan Dirosah Ula 2026, Falih Nasrullah H.S., menegaskan bahwa kaderisasi bukan sekadar pelatihan teknis. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta tidak hanya memperoleh ilmu dan pengalaman selama mengikuti pelatihan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan berorganisasi. Seorang kader Ansor harus menjadi pribadi yang berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, siap mengabdi, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Pembukaan Dihadiri Forkopimda dan Tokoh NU
Acara pembukaan berlangsung meriah. Hadir sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat pemerintah daerah setempat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap regenerasi kepemimpinan di lingkungan GP Ansor Bangka Selatan.