Pencarian

Lampu Jalan di Bangka Mati Berbulan-bulan Gara-gara Token Habis, DPRD Desak PLN Percepat Migrasi Pascabayar

Rabu, 12 Agustus 2026 • 13:10:31 WIB
Lampu Jalan di Bangka Mati Berbulan-bulan Gara-gara Token Habis, DPRD Desak PLN Percepat Migrasi Pascabayar
Rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Bangka menemui pihak PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Rabu (12/8/2026), untuk menindaklanjuti migrasi sistem pembayaran listrik penerangan jalan umum (PJU).

SUNGAILIAT — Rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Bangka menemui pihak PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Rabu (12/8/2026). Kedatangan mereka untuk menagih janji migrasi sistem pembayaran listrik PJU yang hingga kini belum tuntas, usai gelombang keluhan warga soal jalanan gelap terus mengalir.

Wakil Ketua Komisi III, Firmansyah Levi, S.H., memimpin langsung pertemuan tersebut. Ia didampingi Sekretaris Komisi III Dodi Sadri, S.T., serta anggota Rizal Mustaktim, S.I.P., Deni Martadiansyah, S.Kom., dan Muhammad Idrus, S.Kom.

Jalanan Gelap Bukan karena Rusak, tapi Token Habis

Persoalan ini bukan soal kerusakan teknis. Banyak titik lampu jalan di kawasan Kota Sungailiat mendadak padam total lantaran kuota listrik prabayar yang tidak diisi ulang.

"Lampu jalan ini vital untuk keselamatan dan keamanan masyarakat pengguna jalan. Sangat miris kalau jalanan harus gelap gulita hanya gara-gara tokennya habis," tegas Rizal Mustaktim, anggota Komisi III DPRD Bangka.

Baru 45 Titik yang Sudah Beralih ke Pascabayar

PLN Wilayah Bangka Belitung membenarkan bahwa proses peralihan sistem terus berjalan bertahap. Hingga periode Juli–Agustus, baru 45 titik PJU di kawasan Kota Sungailiat yang resmi dimigrasikan ke sistem pascabayar, sesuai usulan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangka.

Jumlah itu masih jauh dari kebutuhan total penerangan jalan di wilayah kabupaten tersebut. Titik-titik yang belum teralihkan pun masih rawan padam mendadak sewaktu-waktu.

Pemkab Diminta Segera Setor Data Titik PJU Sisanya

DPRD Bangka menilai lambatnya proses migrasi bukan semata di tangan PLN. Pemerintah Kabupaten Bangka dan Dishub disebut belum bergerak cepat dalam menyetorkan berkas data titik PJU yang tersisa.

Pemasangan di titik-titik baru saat ini masih menunggu pengajuan dokumen resmi dari Pemkab Bangka. Tanpa kelengkapan berkas itu, proses peralihan tidak bisa dieksekusi oleh PLN.

Legislatif mendesak agar seluruh titik PJU di Kabupaten Bangka segera beralih ke sistem pascabayar. "Diharapkan seluruh titik PJU di wilayah Kabupaten Bangka sudah sepenuhnya beralih ke sistem pascabayar, sehingga masyarakat dapat menikmati jalanan yang terang, aman, dan nyaman tanpa hambatan," ujarnya.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babelpos.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks