KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Rekor sempurna di Sirkuit Aragon membuat nama Hakim Danish layak masuk daftar calon pemenang Moto3 Aragon 2026. Pembalap berusia 18 tahun asal Terengganu itu tidak hanya sekadar tampil di trek, melainkan sudah membuktikan diri sebagai yang tercepat di atas aspal Aragon dalam dua musim beruntun.
Kemenangan tersebut diraihnya pada race kedua Red Bull MotoGP Rookies Cup 2024 dan race kedua edisi 2025. Dua kemenangan beruntun di ajang yang sama ini menjadi sinyal bahaya bagi Veda Ega Pratama yang kini bersaing ketat dengannya di klasemen Moto3 2026.
Rekor 12 Balapan: Pengalaman yang Tak Dimiliki Pembalap Lain
Keunggulan Hakim Danish tidak datang secara kebetulan. Sebelum melangkah ke Moto3, ia sudah mengumpulkan pengalaman balapan yang sangat kaya di Sirkuit Aragon. Total 12 kali ia turun di lintasan tersebut sejak masih berlaga di European Talent Cup, Red Bull MotoGP Rookies Cup, hingga FIM JuniorGP.
Jumlah start sebanyak itu memberikan keuntungan besar dalam hal pemahaman karakter tikungan, titik pengereman, dan strategi balapan. Veda Ega sendiri mencatatkan hasil terbaiknya di Aragon dengan finis keempat pada race kedua Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.
Dua Kemenangan yang Mengalahkan Veda Ega
Kemenangan pertama Hakim Danish di Aragon terjadi pada race kedua Rookies Cup 2024. Saat itu Veda Ega harus puas finis di posisi ke-11, jauh dari persaingan puncak. Setahun kemudian, pada race kedua Rookies Cup 2025, Veda Ega menunjukkan peningkatan dengan finis keempat, namun Hakim Danish tetap berdiri di podium tertinggi.
Konsistensi inilah yang membuat duel keduanya di Moto3 Aragon 2026 layak dinantikan. Hakim Danish datang dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Veda Ega membawa ambisi memperbaiki catatan pribadinya di sirkuit yang sama.
Beda 11 Poin di Klasemen Moto3 2026
Persaingan keduanya musim ini berlangsung ketat. Veda Ega Pratama menempati peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 97 poin. Hakim Danish menguntit di posisi kedelapan dengan raihan 86 poin, hanya terpaut 11 angka.
Selisih tipis tersebut membuat hasil di Aragon nanti berpotensi mengubah peta persaingan. Jika Hakim Danish kembali menemukan performa terbaiknya, bukan tidak mungkin ia akan melewati Veda Ega di klasemen. Namun, Veda Ega dipastikan tidak akan tinggal diam setelah mengalami kecelakaan pada seri sebelumnya di Moto3 Inggris dan ingin segera bangkit di Aragon.