Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tidak hanya fokus membangun gedung sekolah, tetapi juga mengajak orang tua berperan aktif membentuk karakter generasi muda. Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman menegaskan kolaborasi keluarga, sekolah, dan pemerintah menjadi kunci utama agar anak berkembang sesuai usia pertumbuhannya.
MENTOK — Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman mendorong para orang tua untuk tidak menyerahkan sepenuhnya proses pendidikan anak kepada sekolah. Menurut dia, tumbuh kembang anak membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, dan pemerintah yang berjalan beriringan.
"Tumbuh kembang anak tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan sekolah, peran orang tua menjadi salah satu kunci utama agar anak semakin berkembang sesuai usia pertumbuhan," katanya di Mentok, Senin.
Perhatian Pemerintah Tak Sekadar Bangun Gedung Sekolah
Yus Derahman menjelaskan, perhatian pemerintah di bidang pendidikan formal selama ini tidak hanya sebatas pembangunan fisik gedung dan sarana pendukung di sekolah-sekolah. Pemerintah juga berupaya agar para orang tua ikut andil dalam membangun karakter anak-anak.
"Perhatian kita dalam bidang pendidikan formal tidak hanya sebatas pada pembangunan fisik gedung dan berbagai sarana pendukung di sekolah-sekolah, namun kita juga berupaya agar para orang tua ikut andil dalam membangun karakter anak-anak kita," ujarnya.
Pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing menjadi prioritas. Perhatian terhadap dunia pendidikan dinilai tidak cukup hanya melalui pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga dukungan terhadap siswa dan tenaga pengajar.
Dukungan Nyata: Pendidikan Gratis hingga Susu untuk Siswa
Pemerintah Kabupaten Bangka Barat telah menunjukkan berbagai pola dukungan langsung kepada para siswa. Bentuknya antara lain pendidikan gratis, pemberian seragam dan tas sekolah, serta bentuk dukungan lainnya.
Dukungan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kehadiran pemerintah dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan pendidikan yang layak. Bahkan, saat kunjungan ke sekolah dasar, pemerintah membagikan susu kepada anak-anak.
"Semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan pendidikan tentu menjadi hal yang baik, kita juga beberapa kali saat kunjungan ke sekolah dasar memberikan susu ke anak-anak agar semakin bersemangat dan gembira selama di sekolah," kata Yus Derahman.
Pendidikan Anak Butuh Kolaborasi Keluarga, Sekolah, dan Pemerintah
Yus Derahman berharap berbagai pola yang sudah dilakukan pemerintah ini diimbangi dukungan dan perhatian orang tua kepada anak agar semakin fokus belajar. Perkembangan pendidikan anak membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, dan pemerintah yang berjalan beriringan.
Proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membentuk sikap dan kepribadian peserta didik. Kepedulian terhadap kebutuhan siswa dapat memberikan dampak positif terhadap semangat belajar.
"Semua unsur perlu berkolaborasi agar memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas pendidikan seluruh sekolah," demikian Yus Derahman.