PANGKALPINANG — Kepala Balai Jalan Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Susan Novelia Aryanto, angkat bicara soal kondisi ruas jalan nasional di Kace, Kabupaten Bangka, yang tampak bergelombang dan berlubang. Ia menegaskan perbaikan permanen tidak bisa langsung dilakukan tanpa pengecekan kondisi tanah dan pondasi jalan terlebih dahulu.
Pernyataan itu disampaikan Susan melalui pesan WhatsApp, Jumat (11/09/26), menanggapi keluhan warga soal ruas jalan yang terlihat seperti baru ditambal namun kembali rusak.
Perbaikan Permanen Butuh Anggaran Khusus dan Diuji ke Kementerian PU
Menurut Susan, perbaikan besar di ruas Jalan Nasional Kace baru akan diusulkan ke Kementerian PU pada tahun anggaran berikutnya. Alasannya, penanganan permanen memerlukan anggaran khusus yang tidak tersedia di tahun berjalan.
"Saat ini, kami sampaikan bahwa untuk perbaikan permanen diperlukan pengecekan kondisi tanah dan pondasi jalan terlebih dahulu," kata Susan.
Pengecekan tanah dan pondasi jadi kunci. Tanpa itu, perbaikan berisiko hanya bertahan sebentar dan jalan kembali bergelombang setelah dilalui kendaraan berat.
Tambal Sulam Jadi Andalan Sepanjang 2026
Untuk tahun 2026 ini, Balai Jalan Nasional Babel masih melakukan pemeliharaan rutin berupa tambal sulam di titik-titik yang rusak. Kegiatan itu disebut sudah beberapa kali dilakukan agar jalan tetap bisa dilalui dan tidak berlubang.
"Sementara untuk tahun 2026 ini, kami masih melakukan pemeliharaan rutin berupa tambal sulam di titik-titik yang rusak. Kegiatan ini sudah beberapa kali kami lakukan agar jalan tetap bisa dilalui dan tidak berlubang," terangnya.
Tambal sulam bersifat sementara. Ia menutup lubang dan meratakan permukaan, tetapi tidak menyelesaikan akar masalah bila pondasi jalan memang sudah lemah.
Balai Jalan Minta Maaf, Warga Diminta Bersabar
Susan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan. Ia memastikan pihaknya terus berupaya agar jalan dapat segera diperbaiki secara menyeluruh.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan terus berupaya agar jalan dapat segera diperbaiki secara menyeluruh," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, kondisi sepanjang ruas Jalan Nasional di Kace, Kabupaten Bangka, tampak bergelombang dan berlubang. Padahal ruas jalan tersebut terlihat seperti baru diperbaiki atau ditambal.
Warga yang melintas setiap hari merasakan langsung dampaknya. Kendaraan harus pelan-pelan, dan risiko kecelakaan meningkat terutama saat hujan atau malam hari.
Yang perlu ditunggu adalah hasil pengecekan tanah dan pondasi yang disebut Susan. Dari situ akan ketahuan apakah usulan ke Kementerian PU pada tahun anggaran berikutnya benar-benar masuk, atau jalan di Kace kembali ditambal sulam tanpa perbaikan menyeluruh.