PANGKALPINANG — Kobaran api yang sebelumnya membakar timbunan sampah di TPA Parit 6, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, sudah tidak lagi terlihat membesar. Pantauan di lokasi hingga Kamis (24/9/2026) pukul 10.30 WIB menunjukkan tidak ada lagi asap tebal yang menutupi kawasan seperti saat kebakaran berlangsung.
Meski begitu, asap tipis masih keluar dari sela-sela timbunan sampah yang sebelumnya terbakar. Kondisi itu menandakan masih ada bagian sampah yang berpotensi menyimpan bara di dalam tumpukan.
Mengapa Asap Tipis Masih Muncul Setelah Api Padam
Tumpukan sampah yang tebal dapat menyimpan panas dan bara di bagian dalam, bahkan setelah api di permukaan berhasil dipadamkan. Karena itu, munculnya asap dari beberapa titik menjadi tanda bahwa proses penanganan pascakebakaran belum sepenuhnya selesai.
Padamnya api di permukaan tidak otomatis berarti seluruh sumber panas di dalam timbunan telah hilang. Titik-titik yang masih mengeluarkan asap perlu mendapat perhatian khusus agar bara yang tersisa tidak kembali memicu kebakaran.
Pendinginan dan Pemantauan Masih Berlanjut
Pendinginan dan pemantauan menyeluruh masih menjadi bagian penting setelah api dinyatakan padam. Petugas perlu memastikan tidak ada lagi titik panas yang tersisa di dalam timbunan sampah.
Pemeriksaan titik panas dan pemantauan lanjutan diperlukan untuk memastikan kawasan TPA Parit 6 benar-benar aman dari kemungkinan api kembali muncul. Proses ini tidak bisa dihentikan begitu kobaran api menghilang.
Kondisi Terkini di Lokasi
Situasi di TPA Parit 6 saat ini jauh lebih kondusif dibandingkan saat kebakaran berlangsung. Tidak tampak lagi kobaran api yang membesar maupun asap tebal yang menutupi kawasan.
Namun asap tipis yang masih terlihat di sejumlah titik menjadi pengingat bahwa penanganan kebakaran TPA tidak berhenti ketika kobaran api menghilang. Pendinginan, pemeriksaan titik panas, dan pemantauan lanjutan tetap diperlukan hingga kawasan benar-benar dinyatakan aman.