PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin Masyarif menegaskan festival kepemudaan harus menjadi panggung nyata bagi anak muda untuk menyalurkan ide, minat, dan bakat. Menurutnya, ruang kreasi itu penting di tengah momentum bonus demografi yang sedang dihadapi Indonesia.
"Tujuannya memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk berkreasi. Panggung ini adalah panggung anak-anak muda kita," kata Prof Udin saat membuka Festival Kepemudaan 2026.
Rangkaian Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang
Festival Kepemudaan 2026 digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan berlangsung di Taman Wilhelmina dan dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, jajaran organisasi perangkat daerah, Camat Gerunggang Richard Syam, serta sejumlah elemen masyarakat.
Prof Udin menilai generasi muda perlu mendapat kesempatan lebih luas untuk mengembangkan kemampuan. Semangat Sumpah Pemuda, katanya, tetap relevan sebagai perekat persatuan bangsa, salah satunya melalui bahasa Indonesia yang menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang daerah.
Pramuka hingga Komunitas Tunarungu Tampil di Panggung
Keberagaman penampilan peserta menjadi sorotan dalam festival tersebut. Sejumlah komunitas turut ambil bagian, termasuk anggota Pramuka dan penyandang tunarungu yang menampilkan kreativitas melalui bahasa isyarat.
"Teman-teman tunarungu juga menampilkan sesuatu yang luar biasa melalui bahasa isyarat," ujarnya.
Prof Udin menyebut keberagaman itu sebagai bukti bahwa ruang kreasi anak muda terbuka bagi semua kalangan. Pemerintah kota, lanjutnya, akan mendorong kegiatan serupa agar terus melibatkan komunitas yang lebih luas.
Dinas Pemuda dan Olahraga Diminta Berinovasi
Wali Kota berharap kegiatan kepemudaan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Ia meminta Dinas Pemuda dan Olahraga menghadirkan inovasi serta aktivitas yang memberi ruang lebih luas bagi anak muda untuk berkarya.
"Ke depan saya berharap Dinas Pemuda dan Olahraga terus membuat inovasi-inovasi dan menghadirkan banyak aktivitas untuk anak-anak muda kita," tuturnya.
Festival Kepemudaan 2026 menjadi salah satu rangkaian peringatan hari jadi kota yang tahun ini memasuki usia ke-269. Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan kegiatan kepemudaan berikutnya menjangkau lebih banyak komunitas dan pelajar di seluruh kecamatan.