KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Seorang pegawai Foxconn mengklaim Apple melonggarkan standar quality control iPhone Duo demi mengejar target stok peluncuran Oktober, dan dugaan itu kini jadi sorotan. Laporan PhoneArena via Jiemian News menyebut keretakan layar kemungkinan berasal dari mekanisme engsel, bukan sekadar cacat produksi biasa.
Klaim soal pelonggaran QC muncul di tengah badai laporan pengguna yang mengeluh layar iPhone Duo retak hanya beberapa jam setelah dipakai. Apple sendiri sudah angkat bicara soal kasus ini, tapi tidak pernah menyebut penyebab pastinya. Dari sisi lini produksi, seorang pegawai Foxconn — pabrik perakit iPhone — mulai buka suara ke media.
Apa yang Sebenarnya Diklaim Pegawai Foxconn
Dalam laporan yang dirangkum PhoneArena (29/10/2026), pegawai tersebut menyebut Apple menurunkan standar pemeriksaan kualitas iPhone Duo. Tujuannya satu: memastikan stok perangkat cukup saat peluncuran.
Kontekstnya, tingkat yield produksi iPhone Duo dilaporkan masih rendah menjelang peluncuran Oktober. Apple disebut tetap ngotot rilis sesuai jadwal, sehingga standar QC dilonggarkan untuk mengejar jumlah unit. Konsekuensinya, lebih banyak unit bermasalah berpotensi lolos ke tangan konsumen.
Perlu digarisbawahi: informasi ini berasal dari pengakuan seorang pegawai Foxconn, bukan pernyataan resmi Apple. Sampai sekarang belum ada konfirmasi dari pihak perusahaan.
Dugaan Penyebab Retak: Batang Penyangga di Engsel
Laporan Jiemian News yang juga dirujuk PhoneArena mengarah ke komponen mekanisme engsel layar lipat. Salah satu dugaan yang muncul: batang penyangga di bagian tengah layar tidak kembali ke posisi semestinya saat perangkat dilipat.
Akibatnya, komponen itu memberikan tekanan berlebih pada layar hingga memicu keretakan. Tapi ini masih berupa dugaan dari analisis pembongkaran perangkat, bukan penyebab yang sudah dikonfirmasi Apple.
Sumber yang sama menyebut lini produksi iPhone Duo telah mengganti sejumlah material untuk menangani masalah tersebut. Proses produksi diklaim tidak terdampak, dan strategi penyediaan stok belum berubah.
Distributor Belum Temukan Banyak Unit Bermasalah
Ada satu fakta yang sering terlewat dari hiruk-pikuk media sosial: sejumlah distributor belum menemukan banyak unit bermasalah. Artinya, frekuensi kejadian layar retak belum tentu setinggi yang terlihat dari banyaknya laporan yang beredar.
Ini penting untuk pembaca yang sedang mempertimbangkan membeli. Laporan viral di media sosial tidak selalu linier dengan angka kegagalan riil di lapangan. Tapi bukan berarti masalahnya bisa diabaikan begitu saja.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
- Klaim pelonggaran QC masih berasal dari sumber internal yang dikutip media, belum ada konfirmasi Apple
- Dugaan penyebab retak (batang penyangga engsel) belum terverifikasi resmi
- Belum ada data resmi berapa unit yang terdampak dari total produksi
- Apple belum mengumumkan langkah perbaikan atau kebijakan garansi khusus untuk kasus ini
Sampai ada pernyataan resmi Apple atau data lapangan yang lebih solid, kasus ini sebaiknya dipandang sebagai informasi dari sumber internal — bukan kesimpulan final soal penyebab layar iPhone Duo retak.