Pemkab Bangka dan PT Timah Hijaukan Kolong AKHLAK dengan 560 Pohon

Penulis: Ricki Manurung  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:27:24 WIB
Pemkab Bangka bersama PT Timah menanam 560 pohon di Kolong AKHLAK untuk rehabilitasi lahan pascatambang.

SUNGAILIAT — Pemulihan ekosistem di wilayah pesisir Kabupaten Bangka terus dipacu melalui penataan kawasan pascatambang. Langkah terbaru dilakukan dengan menanam ratusan bibit pohon di Kolong AKHLAK, Kelurahan Air Kantung, Sungailiat, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan bertajuk Sinergi Hijau ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Bangka, PT TIMAH (Persero) Tbk, dan kelompok masyarakat setempat. Fokus utama aksi ini adalah merehabilitasi lahan yang sebelumnya merupakan kawasan industri agar kembali memiliki fungsi ekologis dan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Rehabilitasi Pesisir: 400 Bibit Mangrove Perkuat Ekosistem Air Kantung

Dalam aksi lingkungan tersebut, bibit yang ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif dan pelindung. Komposisinya meliputi 400 bibit mangrove untuk penguatan area pesisir, serta masing-masing 80 bibit pohon mangga dan kelapa.

Penanaman mangrove di titik ini dianggap krusial untuk menjaga stabilitas garis pantai di Air Kantung. Sementara itu, pemilihan bibit mangga dan kelapa bertujuan untuk menciptakan area hijau yang hasilnya dapat dinikmati langsung oleh warga di masa depan.

Kawasan Kolong AKHLAK yang dulunya merupakan pusat aktivitas industri kini mulai bersalin rupa. Penataan ini tidak hanya sekadar penanaman simbolis, melainkan bagian dari transisi lahan tambang menjadi ruang terbuka hijau yang lebih tertata.

Sinergi Pemkab Bangka dan PT Timah Targetkan PROPER Hijau

Program rehabilitasi ini merupakan implementasi nyata dari kriteria penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup atau PROPER. PT Timah menargetkan pencapaian PROPER Hijau melalui pengelolaan lingkungan yang melampaui kepatuhan dasar.

Department Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah percepatan penataan kawasan pascatambang. Perusahaan berkomitmen mengubah wajah lahan industri lama menjadi aset daerah yang lebih bermanfaat secara sosial.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program perusahaan dalam mendukung implementasi PROPER Hijau sekaligus mempercepat penataan Kolong AKHLAK pascatambang," ujarnya dalam keterangan resmi.

Pengembangan Bertahap: Master Plan Kolong AKHLAK Rampung 2026

Transformasi Kolong AKHLAK dipastikan tidak berhenti pada tahap penanaman pohon. PT Timah telah menyusun peta jalan atau master plan pengembangan kawasan yang akan dieksekusi secara bertahap sepanjang tahun 2026 ini.

Rencana pengembangan tersebut mencakup penyediaan ruang publik yang produktif. Pemerintah Kabupaten Bangka memberikan dukungan penuh terhadap pemanfaatan lahan ini agar bisa dikelola bersama warga, baik untuk sektor pariwisata lokal maupun area konservasi hijau di tengah kota Sungailiat.

Integrasi antara kebijakan pemerintah daerah dan tanggung jawab lingkungan perusahaan diharapkan mampu menciptakan model pemanfaatan lahan pascatambang yang ideal di Kepulauan Bangka Belitung.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: bangkaindependent.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top