TANJUNGPANDAN — DPRD Kabupaten Belitung menggelar sidang paripurna untuk menyampaikan hasil reses yang telah dilaksanakan oleh 25 anggotanya di masing-masing daerah pemilihan. Ketua DPRD Belitung, Vina Cristyn Ferani, menyebutkan bahwa agenda ini merupakan tahapan penting untuk menyerap langsung suara konstituen.
Vina menjelaskan, aspirasi yang diserap dalam reses cukup beragam. Keluhan warga paling dominan meliputi perbaikan infrastruktur jalan, penerangan jalan umum (PJU) yang tidak berfungsi, dan persoalan klasik pengelolaan sampah.
Salah satu contoh konkret yang disorot adalah kondisi di Kelurahan Paal Satu. Kawasan ini kini menjadi tempat pembuangan sampah dari beberapa titik wilayah, namun penanganannya dinilai belum maksimal.
"Sudah beberapa kali dibersihkan masih ada sampah, maka solusinya apakah kontainer ditambah dan frekuensi pengangkutan sampah ditambah, selain itu masing-masing kelurahan dan desa harus bertanggungjawab dengan desanya masing-masing," ujar Vina di Tanjungpandan, Selasa.
Selain infrastruktur dan sampah, reses juga menyoroti keluhan para pedagang seafood di kawasan wisata Pantai Tanjung Tinggi. Mereka mengeluhkan bangunan tempat berjualan yang dinilai terlalu kecil dan sempit.
Lahan tersebut diketahui milik PT. Ranati yang berencana mengelolanya. Vina menegaskan bahwa ada rencana pemindahan lokasi berjualan, namun hal ini akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah mengingat peran pedagang sebagai penunjang sektor pariwisata.
"Memang lahan itu milik PT. Ranati yang berencana akan mengelola, jadi ada rencana pemindahan namun ini akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah karena bagaimana pun para pedagang seafood mereka adalah pendukung pariwisata," katanya.
Seluruh hasil reses ini, kata Vina, akan disampaikan kepada Bapperida Belitung sebagai pokok-pokok pikiran anggota DPRD. Namun, realisasinya tetap akan mempertimbangkan keterbatasan anggaran dan skala prioritas.
"Jadi ada skala prioritas yang urgen akan didahulukan memang pembicaraan anggaran pasti ada keterbatasan tapi mana yang menjadi skala prioritas itu yang akan diutamakan untuk direalisasikan," tegasnya.
Dalam sidang paripurna tersebut, masing-masing daerah pemilihan (dapil) memiliki juru bicara yang menyampaikan laporan. Aspirasi dari Dapil I dibacakan oleh Izar Abdullah, Dapil II oleh Yola Junita, Dapil III oleh Didin Solehudin, dan Dapil IV oleh Mahyudin.