PANGKALPINANG — Pj Sekda Babel Fery Afriyanto menekankan bahwa penguatan koperasi dan UMKM harus menjadi prioritas utama ASN, sejalan dengan tema Harkopnas ke-79, "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya." Ia menyebut perkembangan KDKMP di provinsi itu menunjukkan hasil menggembirakan, dengan sebagian besar koperasi telah memasuki tahap pembangunan gerai.
Ratusan Koperasi Desa Sudah Gelar RAT dan Bangun Gerai
Dari total 393 koperasi yang terbentuk, sebanyak 324 koperasi atau 82,44 persen telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Sementara itu, 370 koperasi (94,15 persen) telah menyelesaikan pemetaan lahan, dan 269 koperasi (68,45 persen) memasuki tahap pembangunan gerai. Dari jumlah tersebut, 94 gerai telah selesai dibangun seratus persen.
Capaian ini mendapat apresiasi dari Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI. Fery menyebut keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, desa, pendamping koperasi, dan pelaku usaha di Bangka Belitung.
Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Akses Pasar
Selain koperasi, Fery menegaskan perhatian pemerintah terhadap UMKM terus diperluas. Langkah yang ditempuh meliputi perluasan akses pembiayaan, peningkatan kualitas produk, fasilitasi sertifikasi, percepatan digitalisasi, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas. "Kita juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan," kata Fery di Pangkalpinang, Selasa.
Pemprov Babel telah membentuk Unit Reaksi Cepat yang dipimpin BPBD dan melibatkan berbagai instansi untuk mempercepat penanganan bencana. Unit ini diharapkan dapat meminimalisir kebakaran lahan selama musim kemarau.
ASN Diminta Fokus pada Program Prioritas dan Pelayanan Publik
Dalam kesempatan yang sama, Fery juga menyinggung proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menyiapkan program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat. "Kegiatan yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan masyarakat harus menjadi prioritas," ujarnya.
Pj Sekda Fery mengajak ASN terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh kualitas ASN sebagai pelayan masyarakat, fasilitator pembangunan, penggerak transformasi digital, dan agen perubahan. "Mari bekerja dengan integritas, profesional, dan semangat pengabdian demi terwujudnya koperasi berdaya, UMKM naik kelas, ASN berdampak, Bangka Belitung maju, Indonesia berjaya," tutup Fery.