Pencarian

Ombudsman RI Awasi Distribusi Pupuk Subsidi di Bangka, Serapan 94 Persen saat Ekonomi Bertransisi ke Non-Tambang

Kamis, 03 September 2026 • 20:43:01 WIB
Ombudsman RI Awasi Distribusi Pupuk Subsidi di Bangka, Serapan 94 Persen saat Ekonomi Bertransisi ke Non-Tambang
Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin meninjau langsung distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Bangka, Kamis (tanggal).

Transisi ekonomi Kabupaten Bangka dari sektor tambang menuju non-tambang menempatkan pertanian pada posisi strategis, sehingga pengawasan distribusi pupuk bersubsidi dan jaringan irigasi menjadi prioritas. Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin menjalankan pengawasan langsung di kabupaten itu pada Kamis, di tengah serapan pupuk subsidi yang dilaporkan mencapai 94 persen.

BANGKA — Sektor pertanian dan perkebunan kini menjadi salah satu subjek utama yang dioptimalkan dalam transisi ekonomi Kabupaten Bangka dari tambang menuju non-tambang. Bupati Bangka Fery Insani menegaskan besar harapan agar pupuk subsidi dapat dipastikan pelaksanaannya dari hulu ke hilir secara maksimal. Dorongan itu disampaikan dalam Diskusi Permasalahan Pertanian Bangka di Kantor Camat Merawang.

Dua unsur dasar penopang sektor pangan di wilayah itu ikut menjadi sorotan kali ini: distribusi pupuk bersubsidi dan jaringan irigasi. Ombudsman RI tidak sekadar memantau dari jauh. Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin turun langsung dan memastikan mekanisme penyaluran berjalan sesuai kebutuhan petani.

“Kita berharap kegiatan hari ini menghasilkan solusi terbaik yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya petani,” kata Fikri Yasin.

Serapan Pupuk di Kabupaten Bangka Capai 94 Persen

Angka serapan pupuk subsidi di Kabupaten Bangka sudah cukup tinggi. Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia Wono Budi Tjahyono menyebutkan serapan telah mencapai 94 persen. Perusahaan disebut siap merelokasi sisa alokasi untuk daerah lain serta menyediakan layanan pengujian pH tanah.

Plt Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Subhan memaparkan langkah verifikasi penyaluran pupuk bersama aparat penegak hukum. Selain itu, pembangunan titik konservasi air turut menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pertanian di daerah ini.

Ketua Tim Penyuluh Pertanian Umairah menambahkan, penyerapan pupuk di Kecamatan Merawang berjalan maksimal. Konsentrasi tertinggi tercatat di Desa Kimak dan Desa Balunijuk.

Transisi Tambang ke Pertanian Jadi Alasan Pengawasan Menguat

Bupati Bangka Fery Insani menegaskan pentingnya sektor pertanian menopang perekonomian daerah yang selama ini bertumpu pada tambang.

“Pertanian dan perkebunan menjadi salah satu subjek utama untuk dioptimalkan di tengah transisi Kabupaten Bangka dari sektor tambang menuju non-tambang,” ujarnya.

Fikri Yasin menyebut unsur dasar seperti pupuk subsidi dan irigasi harus terjamin didistribusikan dengan baik serta tepat guna. Ombudsman turut mengawasi sektor pertanian ini sebagai bagian dari mekanisme pelaksanaan program prioritas nasional di sektor pangan.

“Kami akan terus mengawal komitmen seluruh pihak terkait agar permasalahan di Kabupaten Bangka ini dapat diselesaikan secara tuntas,” kata Fikri Yasin.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks