BANGKA SELATAN — Delapan kawasan pesisir di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bakal menjadi lokasi pengembangan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun ini. Pemerintah Pusat mengalokasikan dana lebih dari Rp50 miliar untuk program yang menyasar penguatan infrastruktur dan sarana prasarana perikanan tersebut.
Delapan Titik Kawasan Pesisir Jadi Sasaran Program
Kepala Dinas Perikanan Bangka Selatan Dedy Yunihardi mengatakan, program KNMP tahun ini mencakup delapan titik kawasan di wilayah pesisir kabupaten tersebut. Titik-titik itu tersebar di sejumlah kecamatan yang menjadi basis aktivitas nelayan.
Besaran anggaran yang diterima menjadikan Bangka Selatan salah satu daerah dengan alokasi KNMP terbesar di provinsi itu. Setiap titik kawasan diarahkan untuk membangun fasilitas penunjang yang dibutuhkan nelayan secara spesifik.
Anggaran Digunakan untuk Jetty, Pabrik Es, hingga Air Bersih
Dana puluhan miliar rupiah itu akan diarahkan untuk membangun dan memperkuat berbagai infrastruktur perikanan. Beberapa di antaranya meliputi pembangunan jetty, pabrik es, gudang beku, serta penyediaan sumber air bersih.
- Jetty atau dermaga kecil untuk tempat sandar kapal nelayan
- Pabrik es guna memenuhi kebutuhan pendinginan hasil tangkapan
- Gudang beku (cold storage) untuk menyimpan ikan sebelum didistribusikan
- Sumber air bersih untuk mendukung operasional kawasan
Selain itu, bentuk bantuan lain juga disiapkan untuk menunjang aktivitas para nelayan di kawasan pesisir.
Bupati: Program Harus Dongkrak Pendapatan Nelayan
Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid menyambut baik alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat tersebut. Ia menegaskan program KNMP tidak boleh berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir.
"Alhamdulillah, berdasarkan informasi yang diterima dari dinas terkait, tahun ini kita mendapatkan kucuran alokasi anggaran lebih dari Rp50 miliar untuk program pengembangan KNMP," kata Riza, Senin (31/8/2026).
Menurut Riza, besarnya anggaran dan jumlah titik KNMP yang diterima Bangka Selatan menjadi peluang besar untuk memperkuat kawasan pesisir, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi para nelayan. Ia menegaskan program tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang menjadi sasaran.
"Kita berharap kucuran anggaran yang digelontorkan oleh pusat ini akan mendongkrak pendapatan sekaligus tingkat kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir," ujarnya.
Efek Berganda bagi Perekonomian Lokal
Riza juga berharap pembangunan KNMP dapat memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Pembangunan infrastruktur di setiap kawasan semestinya tidak hanya menghasilkan bangunan fisik, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat lokal untuk ikut mengambil manfaat.
"Di samping itu, kita juga berharap kucuran program pusat ini juga menggeliatkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan tenaga kerja dan penggunaan bahan baku material," katanya.
Dengan adanya proyek di delapan titik tersebut, aktivitas ekonomi masyarakat pesisir diharapkan semakin bergerak. Program ini menjadi salah satu prioritas Pemkab Bangka Selatan dalam memperkuat sektor perikanan daerah.