KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati menyatakan, pembagian dividen dari CREC dalam kurun waktu setahun menjadi bukti nyata manfaat finansial dari investasi tersebut. "Investasi yang kami lakukan tidak hanya memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang, tetapi juga telah memberikan manfaat finansial yang nyata," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (27/6/2026).
Kenaikan kapitalisasi pasar CREC yang mencapai hampir 50 persen dinilai mencerminkan prospek bisnis energi terbarukan yang kian kuat. Lonjakan ini sekaligus menegaskan strategi investasi anorganik Pertamina NRE dalam memperluas portofolio energi bersih di kawasan regional.
Keberhasilan ini memperkuat komitmen perusahaan untuk mengembangkan portofolio investasi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Pertamina NRE terus memantau implementasi strategi jangka pendek dan panjang CREC guna memastikan optimalisasi penciptaan nilai perusahaan.
Saat ini, CREC memiliki kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) lebih dari 1.200 MWdc. Pencapaian itu menjadikannya salah satu pengembang energi surya terbesar di Filipina. Aset tersebut dinilai strategis dalam mendukung ekspansi bisnis energi baru dan terbarukan Pertamina NRE di Asia Tenggara.