Pencarian

Pemprov Bangka Belitung Remajakan 195 Hektare Kebun Lada Petani, Target Produksi Kembali Berjaya di Pasar Global

Sabtu, 27 Juni 2026 • 22:15:31 WIB
Pemprov Bangka Belitung Remajakan 195 Hektare Kebun Lada Petani, Target Produksi Kembali Berjaya di Pasar Global
Petani di Bangka Belitung menerima bibit unggul dalam program peremajaan kebun lada seluas 195 hektare.

PANGKALPINANG — Tanaman lada tua dan tidak produktif di lahan petani akan diganti dengan bibit unggul melalui program peremajaan yang digarap Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kepala DPKP Kurniawan menyatakan program ini menyasar 195 hektare lahan yang tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur.

Produksi Anjlok, Lahan Berkurang Hampir 10 Ribu Hektare

Data DPKP menunjukkan luas perkebunan lada petani menyusut signifikan dari 28.096,81 hektare pada 2024 menjadi hanya 18.948,81 hektare pada 2025. Penyusutan lahan seluas hampir 10 ribu hektare ini menjadi penyebab utama merosotnya produksi lada putih yang selama ini menjadi komoditas unggulan ekspor Bangka Belitung.

Kabupaten Bangka Selatan masih menjadi sentra terluas dengan 6.970,38 hektare, disusul Belitung 5.903,09 hektare, dan Belitung Timur 3.340,04 hektare. Sementara Kabupaten Bangka Barat hanya memiliki 525,34 hektare lahan lada produktif.

Bibit Unggul untuk Petani, Seleksi Penerima Sedang Berjalan

Kurniawan menjelaskan saat ini tim DPKP masih melakukan seleksi calon penerima bantuan dan peninjauan langsung ke perkebunan yang akan diremajakan. "Kita berharap dengan adanya bantuan bibit lada unggul ini dapat meringankan beban petani dalam mengembangkan usaha perkebunan lada ini," ujarnya di Pangkalpinang, Sabtu.

Program ini dirancang untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Setiap petani yang lahannya terpilih akan mendapatkan bibit unggul pengganti tanaman tua yang sudah tidak produktif lagi.

Target 2026: Mengembalikan Kejayaan Lada Putih Babel

Pemprov Bangka Belitung menargetkan program peremajaan yang mulai berjalan pada 2026 ini bisa memotivasi petani kembali mengembangkan usaha perkebunan. "Kita berharap melalui program ini dapat memotivasi petani untuk kembali mengembangkan usaha perkebunannya, sehingga lada putih Bangka Belitung kembali berjaya di pasar global," kata Kurniawan.

Lada putih Bangka Belitung selama ini dikenal sebagai salah satu komoditas ekspor berkualitas tinggi. Namun, penurunan produksi dalam dua tahun terakhir mengancam posisi daerah ini di pasar internasional. Program peremajaan 195 hektare menjadi langkah awal untuk membalikkan kondisi tersebut.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks