Ferrari Luce, Sedan Listrik Perdana, Terjual 88 Unit di China pada Hari Pertama

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Senin, 29 Juni 2026 | 17:33:31 WIB
Ferrari Luce, sedan listrik mewah, terjual habis 88 unit di China pada hari pertama.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Setelah debut kontroversial di Roma pada akhir Mei lalu, Ferrari Luce akhirnya memasuki pasar China. Mobil yang dikategorikan sebagai grand tourer lima tempat duduk ini bukan supercar sport murni, melainkan ditujukan untuk kemewahan dan pengalaman perjalanan jarak jauh. Meski banderolnya sangat tinggi, seluruh unit yang dialokasikan khusus untuk China langsung ludes di hari pertama penjualan.

Diskon Harga Tersembunyi untuk Pasar China

Menariknya, harga Ferrari Luce di China justru menunjukkan diskon sekitar tujuh persen dibandingkan harga pasar Eropa yang mencapai 550.000 euro atau setara dengan 626.000 dolar AS. Sebagai perbandingan, grand tourer bensin Amalfi—pengganti model Roma—dijual mulai sekitar 267.000 dolar AS di Inggris, namun karena pajak kapasitas silinder dan pajak barang mewah, harganya di China naik hingga hampir 2,6 juta RMB.

Bantahan Soal "Ujian Loyalitas" untuk Pembeli Kaya

Sebelumnya beredar rumor bahwa peluncuran Luce merupakan "ujian loyalitas" dari Maranello, yang memaksa pembeli kaya untuk membeli sedan listrik ini jika ingin akses prioritas ke supercar edisi terbatas di masa depan. Namun, Direktur Pemasaran Ferrari membantah informasi tersebut kepada media The Drive, dan pernyataan ini berlaku konsisten untuk pasar China. Pabrikan supercar Italia itu tengah menghadapi penurunan pangsa pasar di China di bawah tekanan supercar domestik yang meningkat pesat.

Supercar China Lebih Cepat dan Lebih Murah

Bagi yang berada di luar basis pelanggan setia Prancing Horse, kendaraan listrik China yang paling jelas bisa dibandingkan dengan Luce adalah BYD Yangwang U9. Dengan harga hanya setengahnya, supercar China ini menawarkan pengisian daya lebih cepat, akselerasi 0-100 km/jam lebih kencang, dan menghasilkan lebih dari 200 tenaga kuda ke keempat rodanya. Pesaing domestik lain adalah Hyptec SSR dari GAC Group yang dibanderol mulai 1,28 juta RMB—artinya biaya satu Luce cukup untuk membeli tiga unit SSR. Versi teratas Hyptec SSR mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 1,9 detik.

Namun, Ferrari tidak memposisikan Luce sebagai supercar sport murni. Model GT listrik buatan China seperti Denza Z9 GT, meski memiliki spesifikasi mengesankan, mengalami kesenjangan harga yang sangat besar sehingga hampir tidak ada basis pelanggan yang berminat. Bagi pelanggan setia Ferrari, status dan eksklusivitas tetap menjadi faktor utama yang sulit ditandingi pesaing lokal mana pun.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: vietnam.vn This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top