JAKARTA — Kabar duka menyelimuti industri perhotelan nasional. Archipelago Hotels mengumumkan wafatnya Pendiri dan Chairman, Charles Brookfield, di Bali pada Senin (29/6/2026). Sosok visioner ini dikenal sebagai arsitek di balik transformasi perusahaan dari Aston International menjadi Archipelago Hotels yang kini mengelola sekitar 200 properti di Asia Tenggara.
Dari Aston International hingga Archipelago: Jejak Bisnis yang Lahir Saat Krisis
Perusahaan ini didirikan pada 1997 dengan nama Aston International, tepat di tengah krisis keuangan Asia yang melumpuhkan banyak sektor ekonomi. Alih-alih mundur, Charles Brookfield justru melihat potensi jangka panjang industri perhotelan Indonesia.
"Di saat banyak pihak memandang krisis keuangan Asia sebagai hambatan, beliau justru melihatnya sebagai peluang untuk membangun perusahaan manajemen hotel yang berlandaskan ketangguhan, inovasi, serta standar pelayanan kelas dunia," tulis manajemen Archipelago Hotels dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta.
Keyakinan itu terbukti. Pada 2020, perusahaan berganti nama menjadi Archipelago Hotels dan berkembang pesat. Kini, jejaknya membentang dari Sabang hingga Merauke, bahkan menembus pasar Asia Tenggara. Pencapaian ini disebut manajemen sebagai bukti nyata gaya kepemimpinan Pak Charley yang melampaui kepentingan bisnis semata.
Warisan untuk Industri Perhotelan Indonesia
Charles Brookfield tidak hanya meninggalkan portofolio properti. Ia mewariskan kultur bisnis yang mengakar pada keramahtamahan Indonesia. Prinsip itu menjadi fondasi yang membuat Archipelago Hotels mampu bertahan dan tumbuh di tengah berbagai gejolak ekonomi.
Manajemen menyebut integritas dan dedikasi almarhum yang tak tergoyahkan menjadi fondasi berdirinya perusahaan. Hingga saat ini, Archipelago Hotels tercatat sebagai salah satu perusahaan manajemen hotel swasta terbesar di Indonesia dan kawasan.
Belum ada keterangan resmi mengenai rencana suksesi kepemimpinan pasca-wafatnya sang pendiri. Publik dan kalangan industri diperkirakan akan menanti langkah strategis perusahaan dalam waktu dekat.