Pencarian

Pemkab Bangka Siapkan 23 Hektare Lahan di Mendo Barat untuk Kembangkan Padi Organik, Target Rehab Lahan 2027

Rabu, 01 Juli 2026 • 20:25:01 WIB
Pemkab Bangka Siapkan 23 Hektare Lahan di Mendo Barat untuk Kembangkan Padi Organik, Target Rehab Lahan 2027
Petugas Dinas Pertanian Kabupaten Bangka memantau persiapan lahan padi organik seluas 23 hektare di Kecamatan Mendo Barat.

SUNGAILIAT — Rencana pengembangan padi organik di Kabupaten Bangka bukan sekadar wacana. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, M Imran, menyatakan lahan seluas 23 hektare di Kecamatan Mendo Barat sudah disiapkan.

Konsep padi organik sebenarnya sudah dirintis beberapa tahun lalu, namun sempat ditinggalkan petani karena sejumlah kendala teknis. Kini, Pemkab Bangka mencoba kembali dengan pendekatan yang lebih matang.

Petani Hanya Gunakan Pupuk Alami, Biaya Lebih Hemat

Berbeda dengan pertanian konvensional, petani yang menanam padi organik dilarang menggunakan pupuk kimia, pestisida, maupun herbisida. "Hanya menggunakan pupuk organik," jelas Imran.

Menurutnya, peralihan ke pupuk alami justru lebih menguntungkan dari sisi biaya. "Biaya operasional menggarap sawah padi organik lebih hemat karena tidak memerlukan pupuk kimia yang biasanya lebih mahal," katanya.

Target Rehabilitasi Lahan pada 2027

Untuk memastikan program berjalan optimal, tahun 2027 akan difokuskan pada kegiatan rehabilitasi lahan atau perbaikan area sawah. Saat ini, banyak lahan yang ditumbuhi tanaman liar dan perlu dibersihkan sebelum ditanami padi organik.

Pemkab Bangka juga menggandeng Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk mendampingi petani secara intensif. Sebab, proses perawatan padi organik dinilai membutuhkan keseriusan lebih dibandingkan padi biasa.

Manfaat Ganda: Beras Sehat dan Lingkungan Terjaga

Selain menghasilkan beras yang lebih bergizi dan bebas dari residu bahan kimia berbahaya, pengembangan padi organik juga bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan. Imran menekankan bahwa air irigasi untuk tanaman ini tidak boleh tercemar unsur kimia.

"Tanaman padi organik mampu memperbaiki kesuburan tanah secara berkelanjutan," ujarnya.

Dengan skema ini, petani di Bangka diharapkan bisa beralih ke sistem pertanian yang ramah lingkungan tanpa mengorbankan produktivitas. Program ini menjadi salah satu prioritas Dinas Pangan dan Pertanian setempat dalam mendorong ketahanan pangan daerah.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks