Wakil Wali Kota Pangkalpinang Minta Pengurus Al Hidayah Jadi Penggerak Dakwah dan Dukung Pembangunan Daerah

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:56:31 WIB

PANGKALPINANG — Pelantikan Pengurus Al Hidayah se-Kota Pangkalpinang berlangsung di Masjid Kubah Timah, Sabtu (25/7/2026). Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, hadir langsung untuk memberikan arahan kepada jajaran pengurus yang baru dilantik.

Pelantikan Bukan Sekadar Seremonial

Dalam sambutannya, Dessy menegaskan bahwa prosesi pelantikan bukanlah agenda seremonial biasa. Ia menyebutnya sebagai awal dari amanah yang harus dijalankan penuh tanggung jawab.

"Pelantikan ini bukan hanya sekadar pelantikan, tetapi Ibu-ibu mempunyai tanggung jawab yang sangat besar untuk memajukan masyarakat, menjadi contoh dan agen perubahan di tengah kehidupan bermasyarakat," kata Dessy dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (25/7/2026).

Peran Strategis Al Hidayah dalam Dakwah dan Pembangunan

Dessy berharap Pengurus Al Hidayah mampu menjadi motor penggerak dakwah di lingkungan masing-masing. Namun, ia juga mengingatkan bahwa organisasi keagamaan perlu bersinergi dengan program pembangunan pemerintah kota.

Menurutnya, kontribusi aktif dari lembaga dakwah seperti Al Hidayah dapat memperkuat upaya pemkot dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing. Hal itu sejalan dengan visi pembangunan Kota Pangkalpinang yang inklusif.

Jadwal dan Lokasi Pelantikan

Pelantikan digelar di Masjid Kubah Timah yang merupakan salah satu masjid ikonik di Pangkalpinang. Acara dihadiri oleh pengurus dari berbagai cabang Al Hidayah di seluruh kota.

Tidak disebutkan jumlah pengurus yang dilantik dalam kegiatan tersebut. Namun, Dessy memastikan bahwa peran mereka akan langsung dirasakan oleh masyarakat di tingkat kelurahan dan lingkungan perumahan.

Harapan ke Depan

Wakil wali kota berharap kepengurusan yang baru dapat segera bergerak menjalankan program-program dakwah dan sosial kemasyarakatan. Ia juga mendorong sinergi antara Al Hidayah dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait agar dampaknya lebih luas.

“Ibu-ibu sekarang menjadi contoh dan agen perubahan. Jadikan tanggung jawab ini sebagai ladang ibadah dan pengabdian,” pungkas Dessy.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: suarapos.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top