PANGKALPINANG — Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Bangka Belitung dalam kondisi aman. Imbauan ini disampaikan untuk meredam kepanikan warga yang mulai berdatangan ke sejumlah SPBU setelah muncul isu kelangkaan. Dessy menegaskan antrean panjang yang terjadi lebih disebabkan oleh perilaku panic buying masyarakat, bukan karena pasokan yang menipis.
Pernyataan itu disampaikan Dessy saat membuka Bazar UMKM Merdeka di Kantor Camat Pangkalbalam, Selasa (21/7/2026). Ia mengutip data dari Pertamina Patra Niaga yang menyebutkan cadangan BBM di tingkat distributor dan SPBU masih mencukupi untuk kebutuhan harian.
“Tadi disampaikan oleh pihak Pertamina bahwa sebenarnya bukan BBM-nya yang langka. Stoknya aman, hanya masyarakat yang panik ketika muncul suatu isu,” ujarnya.
Pasokan Tambahan Disiapkan, Warga Diimbau Beli Wajar
Menurut Dessy, Pertamina telah menyiagakan pasokan cadangan yang tengah dalam perjalanan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Ia meminta warga tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru memicu antrean panjang dan keresahan di lapangan.
“Ketika stok mulai berkurang, sudah ada stok cadangan yang sedang dalam perjalanan. Jadi masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan,” katanya.
Dessy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan edukasi agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.
Menjaga Kondusivitas Demi Aktivitas Ekonomi
Wakil Wali Kota menekankan bahwa menjaga situasi yang aman dan kondusif menjadi tanggung jawab bersama. Ia berharap masyarakat tetap tenang agar aktivitas ekonomi di Pangkalpinang tidak terganggu oleh kekhawatiran yang tidak berdasar.
“Ketika stok mulai berkurang, sudah ada stok cadangan yang sedang dalam perjalanan. Jadi masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan,” imbuhnya.