BANGKA — Transaksi 41.170 unit Renewable Energy Certificate (REC) dalam dua tahun terakhir menjadi dasar PT PLN (Persero) UIW Bangka Belitung memperpanjang kerja sama dengan PT Mitra Stania Prima (MSP) melalui Addendum ke-3, Kamis (3/9/2026). Penandatanganan berlangsung di Aula PT PLN UP3 Bangka.
Bagi PLN, angka tersebut bukan sekadar catatan administrasi. Plh GM UIW Babel, Senior Manager Teknik Hendrix Reza, menegaskan konsistensi MSP dalam membeli REC menunjukkan keseriusan perusahaan menjadikan aspek keberlanjutan sebagai bagian dari model bisnis.
Komisaris PT MSP Harwendro Adityo Dewanto menyebut kolaborasi dengan PLN telah terjalin baik. Perusahaan tidak ingin kerja sama ini berhenti pada seremoni penandatanganan semata.
"Kami ingin bersama PLN menjadikan energi hijau (REC) sebagai solusi untuk mendukung transisi energi dan target keberlanjutan di masa depan yang berujung pada kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung," kata Harwendro.
General Manager PT MSP Sugeng Riyadi menambahkan, pembelian REC merupakan bagian dari upaya meningkatkan nilai produk. Perusahaan juga telah mengurangi konsumsi solar pada operasional smelter peleburan untuk menekan polusi karbon.
Apresiasi PLN terhadap MSP tidak lepas dari rekam jejak lingkungan perusahaan. PT Mitra Stania Prima meraih penghargaan PROPER Emas dan Green Leadership PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup pada 7 April 2026.
Menurut Reza, pencapaian itu memperkuat makna perpanjangan kontrak yang diteken kali ini. Ia menyatakan PLN membuka ruang kerja sama yang lebih luas ke depan, tidak hanya sebatas pemenuhan kebutuhan REC.
"Semoga kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2023 ini terus memberikan manfaat, semakin erat, semakin luas, dan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan serta kemajuan dunia usaha," ujarnya.
Perpanjangan Addendum ke-3 ini menjadi sinyal bahwa sektor industri di Bangka Belitung mulai bergerak meninggalkan energi fosil. PLN menilai transisi energi bukan perjalanan satu pihak, melainkan butuh komitmen kolektif dari pelaku usaha.
Acara penandatanganan dihadiri Senior Manager Niaga Keuangan Komunikasi dan Umum PLN UIW Babel Anton Wahyu Utomo, Manager UP3 Bangka Muhammad Taufik, serta jajaran manajemen PT MSP, termasuk Senior Manager Maintenance and Engineering Chardian Arguta dan Government Relation Manager Dessi Andriani.