TOBOALI — Perasaan haru dan bahagia menyelimuti Idris, seorang marbot masjid di lingkungan Polres Bangka Selatan, saat rumahnya yang sebelumnya porak-poranda akibat bencana angin puting beliung kini berubah menjadi hunian yang layak. Peresmian rumah hasil program bedah rumah tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto dan dihadiri Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid beserta jajaran forkopimda pada Senin lalu.
Kapolres menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, sekaligus cerminan semangat "Polri Presisi" yang hadir sebagai pelindung dan penolong. "Dalam rangka HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Bangka Selatan melakukan aksi sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat salah satunya bedah rumah untuk masyarakat kurang mampu," katanya.
Bukan Sekadar Bantuan Fisik, Melainkan Ikatan Batin
AKBP Agus Arif Wijayanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah sekadar bantuan fisik berupa bangunan. "Melainkan bentuk ikatan batin dan kepedulian kami kepada masyarakat Bangka Selatan, salah satunya dengan menghadirkan hunian yang layak dan sehat bagi warga," ujarnya. Rumah milik Idris yang berada di Toboali sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat terjangan angin puting beliung, mendorong Polres bersama pemerintah daerah setempat untuk segera turun tangan melakukan renovasi total.
"Hadiah Terindah" Jelang HUT Bhayangkara
Sambil menitikkan air mata, Idris menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya yang tak terhingga. Ia mengaku tidak pernah menyangka rumahnya akan diperbaiki dengan kualitas yang sangat baik oleh para personel Polres Bangka Selatan. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan tidak menyangka rumah saya akan diperbaiki sebagus ini oleh bapak-bapak polisi dari Polres Bangka Selatan. Selamat ulang tahun Bhayangkara ke-80, semoga Polri semakin jaya dan dicintai masyarakat," ucapnya penuh haru.
Kursi Roda dan Peralatan Rumah Juga Disalurkan
Tak hanya merenovasi rumah, Polres Bangka Selatan juga memberikan bantuan tambahan untuk meringankan beban keluarga Idris. Bantuan tersebut berupa sebuah kursi roda untuk istri Idris yang tengah sakit struk, serta sejumlah peralatan rumah tangga. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi keluarga marbot masjid tersebut dalam menjalani kehidupan sehari-hari setelah musibah yang mereka alami.