PANGKALPINANG — Masyarakat di Pulau Bangka kini bisa mengurus izin edar obat, pengaduan produk, hingga sertifikasi pangan olahan tanpa harus antre di kantor BPOM. Cukup masuk ke Mall Pelayanan Publik (MPP) terdekat, tekan tombol hijau di perangkat yang tersedia, dan dalam hitungan detik wajah petugas BPOM muncul di layar.
Kepala BPOM Pangkalpinang Agus Riyanto mengatakan inovasi yang diberi nama Si Dulang POM ini dihadirkan di seluruh MPP yang ada di Pulau Bangka. Mulai dari Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, hingga Bangka Barat.
"Saat ini perangkatnya sudah terpasang di Pangkalpinang dan Sungailiat, Bangka. Seluruh perangkat untuk lima MPP sudah kami siapkan dan secara bertahap akan dipasang di seluruh kabupaten/kota di Pulau Bangka," ujar Agus di Pangkalpinang, Senin.
Ada 12 Layanan, dari Izin Impor hingga Pengaduan Kosmetik
Tidak sekadar layanan informasi, Si Dulang POM menyediakan 12 jenis layanan. Mulai dari permintaan informasi dan pengaduan, layanan pengujian obat dan makanan, hingga sertifikasi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB).
Layanan lain yang bisa diakses meliputi sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB), Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), layanan ekspor-impor, surat keterangan ekspor, hingga nomor impor. BPOM juga membuka penerbitan rekomendasi pemohon kosmetik, rekomendasi importir obat bahan alam dan suplemen kesehatan, serta persetujuan pemasukan melalui skema akses khusus atau special access scheme (SAS) kosmetik.
Kenapa Harus ke MPP? Bukan Lewat Website atau Email?
Menurut Agus, selama ini masyarakat harus datang langsung ke kantor BPOM atau mengirim email untuk mengurus dokumen. Dengan Si Dulang POM, pengguna cukup duduk di MPP dan berhadapan langsung dengan petugas lewat video call.
"Melalui layanan ini masyarakat dapat bertatap muka secara langsung dengan petugas layanan kami BPOM melalui video call untuk menyampaikan saran, keluhan dan menanyakan apa saja terkait layanan BPOM sehingga lebih mudah, cepat dan lebih efisien," kata Agus.
Perangkat yang disediakan juga dilengkapi mode loudspeaker dan headset. Kepala BPOM menyebut headset penting untuk menjaga privasi, terutama bagi warga yang ingin menyampaikan pengaduan agar pembicaraan tidak terdengar oleh pengunjung MPP lain.
Satu Tombol untuk Semua, Tagline 'Lebih Dekat'
Cara kerja Si Dulang POM cukup sederhana. Pengguna cukup menekan satu tombol berwarna hijau yang tersedia di perangkat yang sudah dipasang di MPP. Sambungan video call langsung terhubung ke petugas BPOM di kantor pusat Pangkalpinang.
"Seluruh layanan tersebut dapat diakses melalui Si Dulang POM dan cara mengakses aplikasi ini sangat sederhana, cukup menekan satu tombol sesuai tagline kami adalah 'Satu Tombol untuk Layanan yang Lebih Dekat'," ujarnya.
Agus mengakui inovasi ini masih baru dan pasti ada kekurangan. Pihaknya berjanji akan terus menyempurnakan sistem dan menyosialisasikan keberadaan Si Dulang POM melalui media sosial resmi BPOM serta media massa.