KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kabar mengejutkan datang dari jagat sepakbola Prancis. Zinedine Zidane, pelatih yang sudah lama menganggur sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021, akhirnya menemukan pelabuhan barunya: kursi panas Les Bleus.
Menurut sumber yang dekat dengan Federasi Sepakbola Prancis (FFF), Zidane sudah memberikan lampu hijau secara lisan kepada pihak federasi. Negosiasi disebut berjalan mulus dalam beberapa pekan terakhir.
Mengapa Baru Sekarang Zidane Mau Melatih Timnas?
Selama bertahun-tahun, Zidane selalu menjadi kandidat utama jika kursi pelatih Prancis kosong. Namun, ia konsisten menolak tawaran karena komitmennya pada proyek jangka panjang di level klub. Kini, situasi berbeda.
“Dia merasa ini saat yang tepat. Piala Dunia 2026 menjadi batas waktu yang jelas. Tidak ada tekanan untuk membangun tim dari nol, karena skuad Prancis tetap kompetitif,” ujar sumber tersebut.
Deschamps Hengkang, Zizou Masuk — Transisi Tanpa Drama?
Didier Deschamps sudah memimpin Timnas Prancis sejak 2012 dan membawa pulang trofi Piala Dunia 2018 serta runner-up 2022. Kontraknya diperpanjang hingga 2026, dan FFF sepakat tidak akan memecatnya sebelum turnamen.
Keputusan ini justru membuat transisi kepelatihan lebih mulus. Zidane tidak perlu buru-buru mengambil alih tim yang sedang bermasalah. Ia punya waktu untuk mempersiapkan staf pelatih dan visi permainan.
Apa yang Akan Berubah di Timnas Prancis?
Zidane dikenal dengan pendekatan taktis yang lebih fleksibel dibanding Deschamps yang pragmatis. Di era Zizou, publik bisa berharap gaya permainan lebih menyerang dan dominasi penguasaan bola — seperti yang ia terapkan di Real Madrid saat menjuarai Liga Champions tiga kali beruntun.
Namun, tantangan terbesarnya adalah mengelola ego pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, dan Eduardo Camavinga. Zidane, yang merupakan idola mereka, diyakini punya kharisma cukup untuk menyatukan ruang ganti.
Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Jika skenario ini berjalan sesuai rencana, Zidane akan resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Prancis pada Juli 2026.