SUNGAILIAT — FKUB Kabupaten Bangka membuka diri terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk kritik dari insan pers. Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua FKUB Bangka, Husin Djais, dalam acara Ngopi dan Ngobrol Bareng yang digelar di Warkop Bang Alan, Sungailiat, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bangka.
Kritik Jadi Bahan Evaluasi Program Kerukunan
Husin Djais mengakui bahwa selama ini pihaknya mungkin kurang bergerak dalam kegiatan gotong royong di tempat-tempat ibadah. “FKUB tidak pernah anti kritik. Mungkin selama ini kami kurang bergerak untuk bergotong royong di tempat-tempat ibadah,” ungkapnya.
Dia menilai setiap kritik yang disampaikan sangat diperlukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan peran organisasi. Meski demikian, Husin menegaskan FKUB sudah menjalankan sejumlah program sosial, seperti membantu masyarakat kurang mampu secara langsung tanpa bantuan pemerintah.
“Upaya kami untuk membantu masyarakat miskin belum maksimal tapi kami pernah turun langsung ke bawah tanpa bantuan pemerintah,” kata Husin Djais.
Kesbangpol: Media Mitra Strategis Perkuat Toleransi
Kepala Kesbangpol Kabupaten Bangka, Romlan, mengatakan kegiatan ini sengaja dirancang sebagai ruang dialog antara FKUB, pemerintah daerah, dan media. Tujuannya untuk membahas berbagai persoalan sosial keagamaan serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Bangka.
“Kami berharap rekan-rekan media terus berkolaborasi dengan FKUB,” kata Romlan. Dia menambahkan, dukungan dan kerja sama media sangat penting dalam menyukseskan berbagai program FKUB ke depan.
Media massa, menurut Romlan, memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi dan membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kerukunan umat beragama di Bangka Belitung.
Gaya Santai, Substansi Serius
Forum Ngopi dan Ngobrol Bareng ini sengaja dikemas dengan suasana santai di sebuah warung kopi agar dialog berlangsung lebih cair. Meski tanpa formalitas, pembahasan yang mengemuka justru menyentuh substansi peran FKUB dalam menjaga harmoni sosial di tingkat akar rumput.
Husin Djais berterima kasih kepada Kesbangpol yang telah memfasilitasi pertemuan ini. Ia berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar agar sinergi antara FKUB, pemerintah, dan media semakin kuat dalam merawat kebhinekaan.