Pencarian

Penambang Timah di Bangka Tewas Diterkam Buaya saat Pindahkan Ponton di Sungai Baturusa, Jasad Ditemukan 2 Km dari Lokasi

Selasa, 21 Juli 2026 • 17:24:01 WIB
Penambang Timah di Bangka Tewas Diterkam Buaya saat Pindahkan Ponton di Sungai Baturusa, Jasad Ditemukan 2 Km dari Lokasi
Penambang timah Radit ditemukan meninggal dunia setelah diterkam buaya saat memindahkan ponton di Sungai Baturusa, Bangka, pada Minggu (19/7/2026) malam.

BANGKA — Peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 23.00 WIB saat Radit bersama rekannya, Jaka, tengah memindahkan ponton rajuk tower milik warga di aliran sungai. Keduanya tidak menyadari keberadaan predator yang mengintai dari kegelapan.

"Hanya hitungan detik, tiba-tiba Radit diterkam dan diseret oleh buaya itu," kata Komandan Tim (Datim) Basarnas Bangka Belitung, Supani, Senin (20/7/2026).

Kronologi Pencarian: Dari Suara Riak Air hingga Jasad Terapung

Jaka, yang saat itu berada di sekitar lokasi, hanya mendengar suara riakan air keras dari arah sungai. Radit tiba-tiba menghilang. Jaka sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tak membuahkan hasil. Laporan kemudian diteruskan ke aparat setempat dan Basarnas.

Kantor SAR Pangkalpinang langsung mengerahkan satu tim rescue ke lokasi. Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, relawan, hingga sesama penambang.

Pencarian dilanjutkan Senin pagi. Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 10.55 WIB, mengapung di radius sekitar 2 kilometer dari titik awal kejadian.

Lokasi Tambang Ilegal di Habitat Buaya: Bukan Serangan Pertama

Informasi yang dihimpun dari lapangan, kawasan Sungai Baturusa merupakan habitat alami buaya yang kemudian disulap menjadi lokasi penambangan pasir timah ilegal. Serangan terhadap manusia di lokasi yang sama bukan kali pertama terjadi.

"Kami mengimbau kegiatan-kegiatan di atas air harus dipastikan dalam keadaan aman. Apalagi waktu sore hari hingga malam itu adalah waktunya aligator seperti buaya mencari mangkuk," tambah Supani.

Warga dan penambang diimbau untuk tidak beraktivitas di kawasan tersebut, terutama pada malam hari. Jenazah Radit telah dievakuasi ke Rumah Sakit Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk penanganan lebih lanjut.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks