TOBOALI — Sebanyak puluhan petugas pasar dan anggota paguyuban pedagang di Pasar Pelataran Parkir Terminal Toboali mengikuti pengawalan Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) yang digelar BBPOM Pangkalpinang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan peredaran pangan yang aman dan berkelanjutan di Bangka Selatan.
Materi Edukasi: Dari Ciri Bahan Berbahaya hingga Cek KLIK
Fungsional Pengawas Farmasi Makanan BBPOM Pangkalpinang, Ika Kartika, menjelaskan bahwa para peserta diberikan pemahaman mengenai tujuan dan tahapan program PPABK. "Pengawalan dilakukan untuk memastikan implementasi Program PPABK berjalan secara berkelanjutan melalui peningkatan pengetahuan dan peran aktif seluruh unsur komunitas pasar dalam menjaga keamanan pangan," katanya dalam rilis yang diterima di Pangkalpinang, Minggu.
Dalam sesi tersebut, peserta diajarkan cara mengenali pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya, seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan metanil yellow. Selain itu, mereka juga mendapat materi mengenai 5 kunci keamanan pangan di sarana peredaran, mulai dari menerima pangan yang aman, menyediakan sarana penyimpanan dan pemajangan yang layak, hingga menjaga kebersihan dan praktik jual yang aman di pasar tradisional.
Pengecekan Legalitas Produk: NIE, BPOM Mobile, dan SPP-IRT
Peserta juga diedukasi untuk lebih mengenal Nomor Izin Edar (NIE) serta cara Cek KLIK yang mencakup Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa. Ketua Tim Kerja Infokom BBPOM Pangkalpinang, Puspa Sari, menyampaikan pemanfaatan aplikasi BPOM Mobile dan cara pengecekan Sertifikat Pemenuhan Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). "Dari materi tersebut peserta diharapkan mampu memastikan legalitas dan keamanan produk pangan yang diperjualbelikan sekaligus mengedukasi konsumen agar menjadi lebih cerdas dalam memilih produk," ujar Ika.
Antusiasme Peserta dan Harapan Jadi Agen Perubahan
Ika menuturkan, para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mereka membahas penerapan keamanan pangan di lingkungan pasar serta langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga keamanan pangan bagi masyarakat. BBPOM Pangkalpinang berharap petugas pasar dan pedagang dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pasar yang menyediakan pangan aman. "Ini juga upaya kita meningkatkan kesadaran komunitas pasar terhadap keamanan pangan, serta mendukung terwujudnya Pasar Pangan Aman di Kabupaten Bangka Selatan," tutup Ika.