Pencarian

Inflasi Tahunan Babel 2,62 Persen, Harga Emas Perhiasan hingga Cumi-Cumi Jadi Pemicu Utama di Juli 2026

Senin, 03 Agustus 2026 • 19:13:01 WIB
Inflasi Tahunan Babel 2,62 Persen, Harga Emas Perhiasan hingga Cumi-Cumi Jadi Pemicu Utama di Juli 2026
Emas perhiasan, cumi-cumi, dan ikan kembung menjadi komoditas utama pendorong inflasi tahunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 2,62 persen pada Juli 2026.

PANGKALPINANG — Indeks harga konsumen (IHK) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung naik ke level 108,05 pada Juli 2026, melonjak dari 104,98 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kepala BPS Kepulauan Babel, Sugeng Arianto, menyebut kenaikan harga kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi pendorong utama inflasi tahunan sebesar 2,62 persen.

"Perkembangan harga berbagai komoditas pada Juli 2026 secara umum menunjukkan adanya kenaikan secara tahunan," ujar Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Senin.

Transportasi dan Perawatan Pribadi Alami Kenaikan Tertinggi

Dari sebelas kelompok pengeluaran yang dihitung BPS, hanya satu kelompok yang mengalami deflasi tahunan. Kelompok pendidikan tercatat turun 4,79 persen, sementara sepuluh kelompok lainnya mengalami inflasi dengan besaran bervariasi.

Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencapai 5,63 persen. Disusul kelompok transportasi yang naik 4,29 persen, dipicu oleh kenaikan harga angkutan udara, bensin, dan pelumas atau oli mesin.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang menjadi pemicu utama inflasi tercatat naik 3,25 persen secara tahunan. Adapun kelompok pakaian dan alas kaki mengalami inflasi 1,92 persen, serta kelompok kesehatan naik 1,47 persen.

Daftar Komoditas Penyumbang Inflasi: dari Emas Perhiasan hingga Beras

BPS merinci sejumlah komoditas yang memberikan andil dominan terhadap inflasi tahunan di Babel. Selain emas perhiasan, cumi-cumi, dan ikan kembung, harga beras serta sigaret kretek mesin (SKM) juga turut mendorong laju inflasi.

  • Emas perhiasan, cumi-cumi, dan udang basah
  • Ikan kembung, ikan tenggiri, dan ikan bulat
  • Angkutan udara, bensin, dan pelumas atau oli mesin
  • Beras, minyak goreng, dan bahan bakar rumah tangga
  • Sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret kretek tangan (SKT)
  • Nasi dengan lauk, air kemasan, dan kopi bubuk
  • Daging sapi, ikan ekor kuning, dan sepeda motor

Bawang Merah dan Cabai Rawit Justru Alami Deflasi

Di tengah tekanan inflasi, sejumlah komoditas pangan justru mencatatkan penurunan harga secara tahunan. Bawang merah, cabai rawit, dan daging ayam ras menjadi penyumbang deflasi terbesar di Babel pada Juli 2026.

Komoditas lain yang turut menahan laju inflasi antara lain sawi hijau, kelapa, kentang, tomat, dan tauge atau kecambah. BPS juga mencatat deflasi pada harga sekolah dasar serta sekolah menengah pertama, sejalan dengan penurunan kelompok pendidikan.

Penurunan harga juga terjadi pada kebutuhan rumah tangga seperti popok bayi sekali pakai, sabun detergen bubuk, sabun cair atau cuci piring, serta pengharum cucian atau pelembut.

Inflasi year on year merupakan indikator kenaikan harga barang dan jasa secara umum dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menjadi acuan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengendalian harga pangan dan daya beli masyarakat.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks