Pencarian

Sopir Truk di Belitung Timur Bongkar Peran Feri Cai dan Joni Akong dalam Pengangkutan 8 Ton Timah Ilegal

Sabtu, 19 September 2026 • 05:02:32 WIB
Sopir Truk di Belitung Timur Bongkar Peran Feri Cai dan Joni Akong dalam Pengangkutan 8 Ton Timah Ilegal

BELITUNG TIMUR — Sopir truk pengangkut pasir timah 8 ton yang ditangkap Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Halilintar, melalui kuasa hukumnya membuka peran dua nama lain dalam kasus tersebut. Cahya Wiguna dari LBH Bebuat Beramal menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Belitung Timur, Jumat (18/9/2026).

Menurut Cahya, Feri Cai lebih dulu menghubungi Halilintar pada Rabu. Feri kemudian mendatangi Halilintar bersama tersangka lain bernama Dani. Pada pertemuan itu, kata Cahya, tidak ada permintaan untuk mengangkut barang ilegal.

Feri Cai Diduga Instruksikan Ambil Timah di Rumah Joni Akong

Dalam perjalanan, Feri Cai diduga menginstruksikan agar Halilintar mengambil bijih timah di simpang empat, di belakang mie ayam, yang oleh Feri disebut sebagai rumah Pak Joni atau Joni Akong. Hal itu disampaikan Halilintar kepada kuasa hukumnya dan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Pada intinya, pesannya meminta bantu, tidak ada sama sekali yuk kita ngangkut barang untuk penyelundupan, barang timah yang ilegal, sama sekali tidak ada," kata Cahya.

"Kemudian di perjalanan (diduga) saudara Feri Cai menginstruksikan agar mengambil bijih timah di simpang empat, di belakang mie ayam, yang diketahui oleh beliau itu rumahnya Pak Joni, atau Joni Akong. Itu yang disampaikan beliau (Halilintar) kepada kami dan dituangkan dalam BAP," lanjutnya.

Alat Ponton Berubah Jadi Karung-Karung Timah

Awalnya, Halilintar diminta membantu mengangkut alat-alat ponton. Setibanya di rumah Joni, muatan yang diangkut ternyata karung-karung timah. Di lokasi itu, menurut Cahya, ada Joni bersama tiga kuli panggul lainnya.

"Awalnya diminta bantu ngangkut alat-alat ponton, ternyata di rumah Pak Joni ngangkut karung-karung timah. Dan di sana ada Pak Joni berikut tiga kuli panggul lainnya," ungkap Cahya.

Setelah memuat karung-karung timah, Halilintar, Dani, dan Feri meninggalkan rumah Joni di Gajahmada, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar. Timah tersebut dibawa menuju arah Gantung.

Feri Cai Hilang Saat Petugas Polairud Datang

Di tengah perjalanan, Feri meminta truk berhenti karena mendapat telepon. Feri turun dari truk dan mengambil ponsel milik Dani. Sekitar sepuluh sampai lima belas menit kemudian, petugas dari Direktorat Polairud tiba di lokasi.

"Feri Cai turun dari truk dan mengambil Hp Dani. Lalu, selang sepuluh sampai lima belas menit datanglah petugas yang diketahui dari Direktorat Polairud. Dan pada saat itu Feri sudah tidak ada di tempat, tadi bareng-bareng bertiga," kata Cahya.

Halilintar kini berstatus tersangka dalam kasus pengangkutan 8 ton pasir timah ilegal tersebut. Kuasa hukumnya meminta keadilan dan menegaskan tidak ada mens rea atau mufakat jahat antara kliennya dengan Feri Cai, Joni, maupun pihak lain.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ayobangka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks