PANGKALPINANG — Ketua Pengkot PELTI Pangkalpinang yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Tobii, menyebut kejuaraan ini dirancang sebagai arena kompetisi sekaligus wadah silaturahmi antar-pencinta tenis. Persiapan menyasar petenis dewasa dan senior yang masih aktif bertanding di level regional.
"Kejuaraan ini kita harapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus menjaga semangat kompetisi para petenis dewasa dan senior," kata Tobii dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026).
Tiga Kategori Berdasarkan Kelompok Usia
Panitia membagi pertandingan ke dalam tiga nomor yang ditentukan oleh kelompok usia (KU) pemain. Peserta lokal Bangka Belitung bertanding di nomor ganda campuran KU 95.
Petenis dari regional Sumatera dan Malaysia mengisi dua nomor lain, yakni ganda KU 100 dan ganda putra KU 120. Pembagian ini memungkinkan petenis lintas usia masuk ke kategori yang sesuai kemampuan.
Syarat Usia Minimal di KU 100 dan KU 120
Pada nomor ganda KU 100, salah satu pemain dalam setiap pasangan harus berusia minimal 45 tahun. Sementara di KU 120, salah satu pemain wajib berusia sedikitnya 55 tahun.
Aturan itu membuat pasangan bisa terdiri dari pemain dengan rentang usia berbeda. Tobii menilai format tersebut menjaga pertandingan tetap seimbang meski usia peserta tidak seragam.
"Jadi, petenis dengan usia berbeda tetap bisa berpasangan dan bertanding secara adil," ujarnya.
Empat Petenis Senior Malaysia Sudah Pastikan Ikut
Selain peserta dari berbagai daerah di Sumatera, panitia telah menerima kepastian keikutsertaan empat petenis senior asal Malaysia. Kehadiran mereka melengkapi komposisi peserta lintas negara di ajang ini.
Lapangan Tenis Bukit Baru di Pangkalpinang menjadi lokasi seluruh rangkaian pertandingan selama empat hari, 8-11 Oktober 2026. Panitia masih menyiapkan detail teknis pelaksanaan menjelang hari pertandingan.