TOBOALI — Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Muhammad Zamroni, mewakili Bupati Bangka Selatan menutup secara resmi pesta rakyat penutupan PHBN ke-81 Tahun 2026 di Desa Jeriji, Sabtu (31/10/2026) malam. Penutupan berlangsung dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka Selatan, Camat Toboali, Kepala Desa Jeriji, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jeriji, Ketua Karang Taruna Jeriji, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Zamroni menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, panitia pelaksana, para pemuda, dan seluruh masyarakat Desa Jeriji yang telah berperan aktif menyukseskan rangkaian kegiatan PHBN ke-81 Tahun 2026.
Pesta Rakyat Dinilai Bukan Sekadar Hiburan
Zamroni menegaskan bahwa pesta rakyat memiliki fungsi sosial yang lebih luas dari sekadar hiburan bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga.
"Pesta rakyat bukan sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga merupakan wadah untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong," ujarnya.
Ajakan Perkuat Persatuan di Kehidupan Sehari-hari
Pemkab Bangka Selatan mengajak seluruh masyarakat terus memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Seruan itu disampaikan Zamroni saat mewakili Bupati Bangka Selatan di hadapan warga dan tamu undangan yang hadir.
Desa Jeriji di Kecamatan Toboali menjadi lokasi penutupan rangkaian PHBN ke-81 tahun ini. Kehadiran jajaran Forkopimda, pemerintah kecamatan, hingga pengurus Karang Taruna setempat menunjukkan dukungan lintas lembaga terhadap kegiatan kemasyarakatan tersebut.
Apresiasi untuk Panitia dan Pemuda Desa
Zamroni secara khusus menyoroti peran pemuda dan panitia pelaksana dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, keterlibatan aktif warga Desa Jeriji menjadi kunci terselenggaranya pesta rakyat hingga penutupan.
Rangkaian PHBN ke-81 Tahun 2026 di Bangka Selatan berakhir dengan pesta rakyat yang melibatkan masyarakat desa. Pemkab berharap nilai kebersamaan yang tumbuh selama kegiatan dapat terus dipraktikkan warga dalam kehidupan sehari-hari.