Gubernur Babel Ajak Kabupaten/Kota Bergerak Satu Irama Hadapi Tantangan 2026

Gubernur Hidayat Arsani memimpin Rakor sinergi pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Belitung, Senin (12/1/2026).
Penulis: Redaksi
Selasa, 13 Januari 2026 | 11:11:47 WIB

BELITUNG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengawali tahun 2026 dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur bersama para bupati dan wali kota se-Babel. Rapat yang dipimpin langsung Gubernur Hidayat Arsani ini berlangsung di Gedung Ishak Zainudin, Kantor Bupati Belitung, Senin (12/1/2026).

Rakor bertema “Sinergi Bersama dalam Rangka Percepatan Pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026” tersebut menjadi forum konsolidasi awal kepemimpinan daerah di tahun berjalan, sekaligus wadah evaluasi capaian pembangunan tahun sebelumnya serta perumusan strategi percepatan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa dinamika dan tantangan pembangunan pada 2026 menuntut kolaborasi yang solid antara pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten/kota. Menurutnya, keberhasilan program daerah sangat bergantung pada kekompakan dan keselarasan langkah seluruh pemangku kepentingan.

“Memasuki 2026, tidak ada lagi ruang untuk berjalan sendiri-sendiri. Seluruh daerah, dari Belitung Timur hingga Kota Pangkalpinang, harus bergerak dalam satu irama. Tanpa sinergi, percepatan pembangunan tidak akan optimal,” tegasnya.

Selama delapan bulan kepemimpinannya, Hidayat Arsani mencatatkan berbagai capaian, termasuk perolehan 23 penghargaan di beragam sektor. Ia menekankan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama dan kolaborasi seluruh elemen pemerintahan di Bangka Belitung.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung hingga Triwulan III Tahun 2025 tercatat sebesar 3,21 persen. Meski mengalami perlambatan dibanding triwulan sebelumnya, angka ini dinilai lebih baik dibandingkan tahun 2024. Pemerintah provinsi optimistis pertumbuhan ekonomi akan meningkat pada Triwulan IV seiring membaiknya kinerja sektor pertanian, industri pengolahan, transportasi, pariwisata, serta jasa akomodasi.

Stabilitas harga juga terjaga dengan inflasi kumulatif sebesar 2,77 persen, masih dalam rentang target nasional. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bangka Belitung menunjukkan tren positif, meningkat dari 74,55 menjadi 75,26, dengan seluruh kabupaten/kota telah berada pada kategori IPM tinggi.

Capaian lainnya terlihat dari penurunan tingkat kemiskinan hingga menyentuh angka 5 persen, menempatkan Bangka Belitung sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah kelima secara nasional. Penurunan ini turut diiringi perbaikan pada tingkat pengangguran terbuka, usia harapan hidup, serta rata-rata lama sekolah.

Dalam rakor tersebut, Gubernur juga memaparkan tantangan dan potensi pembangunan di masing-masing daerah, mulai dari isu ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pengendalian inflasi. Ia meminta kepala daerah fokus pada permasalahan strategis sesuai karakteristik wilayahnya, termasuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas layanan dasar.

Gubernur Hidayat Arsani memberikan apresiasi khusus kepada Kabupaten Belitung atas kinerja positif sepanjang 2025, seraya berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Kita harus saling belajar dan saling menguatkan. Dengan kebersamaan, saya yakin Bangka Belitung akan semakin maju dan solid,” ujarnya.

Dukungan terhadap kepemimpinan daerah juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Bangka Belitung, Syukriah, yang mengapresiasi capaian penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 yang telah melampaui 90 persen.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Bangka Belitung, Fery Afriyanto, menekankan pentingnya dukungan daerah terhadap program prioritas nasional di tengah keterbatasan fiskal, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan UMKM, keberlanjutan UHC prioritas, serta pengembangan koperasi dan desa nelayan berbasis dukungan anggaran pusat.

Rakor juga dirangkaikan dengan peluncuran logo dan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026. Maskot “Bang Tilin” yang terinspirasi dari fauna khas daerah diharapkan menjadi simbol persatuan dan sportivitas dalam menyukseskan ajang olahraga tersebut.

Sebagai penutup, para bupati dan wali kota se-Babel menandatangani berita acara hasil rakor sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pembangunan daerah dan mendukung agenda nasional tahun 2026.

Reporter: Redaksi