Kampoeng Reklamasi Air Jangkang dan Selinsing Jadi Bukti Nyata Komitmen PT TIMAH pada Lingkungan Hidup

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 15:18:01 WIB
Kampoeng Reklamasi Air Jangkang menjadi ruang edukasi lingkungan dan budidaya ikan air tawar.

PANGKALPINANG — Sejumlah kawasan reklamasi PT TIMAH kini tak lagi sekadar lahan hijau. Kampoeng Reklamasi Air Jangkang di Bangka dan Kampong Reklamasi Selinsing di Belitung Timur telah bertransformasi menjadi ruang edukasi lingkungan bagi warga. Lahan bekas tambang di kedua lokasi itu juga dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, seperti budidaya ikan air tawar.

Reklamasi Tak Sekadar Menanam Pohon

Perusahaan menegaskan bahwa reklamasi pascatambang tidak hanya berfokus pada revegetasi. Prinsip Good Mining Practices yang dijalankan PT TIMAH juga menekankan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

"Keberlanjutan bisnis harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui reklamasi, konservasi, dan pelestarian keanekaragaman hayati," ujar Departement Head Corporate Communication PT TIMAH, Anggi Siahaan.

3.169 Satwa Kembali ke Alam Sejak 2019

Di bidang konservasi, PT TIMAH bersama Alobi Foundation telah menyelamatkan, merehabilitasi, dan melepasliarkan 3.169 satwa ke habitat alaminya sejak 2019 hingga 2025. Selain itu, perusahaan secara aktif melakukan rehabilitasi mangrove, pengembangan coral garden, serta pemantauan keanekaragaman hayati di seluruh wilayah operasionalnya.

60,1 Persen Energi Operasional dari Biodiesel

Upaya transisi energi bersih juga terus digenjot. Saat ini sekitar 60,1 persen kebutuhan energi operasional perusahaan menggunakan biodiesel B35/B40. Penggunaan energi surya juga mulai diterapkan di sejumlah lokasi reklamasi dan anak perusahaan.

Sepanjang 2025, PT TIMAH berhasil mengurangi konsumsi energi sebesar 68.763 gigajoule melalui berbagai program efisiensi operasional. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan keseimbangan antara aktivitas bisnis, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: okeyboz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top