Uni Eropa Desak Pembukaan Segera Selat Hormuz Usai Iran-AS Sepakat Hentikan Perang

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Senin, 15 Juni 2026 | 18:28:31 WIB
Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen menegaskan pentingnya pembukaan kembali Selat Hormuz pasca kesepakatan gencatan senjata Iran-AS.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Uni Eropa menyambut baik kesepakatan gencatan senjata permanen antara Amerika Serikat dan Iran yang diumumkan pada Minggu (15/6) malam. Dalam pernyataan resminya, Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen menekankan bahwa hasil negosiasi itu harus segera direalisasikan dengan membuka kembali Selat Hormuz. "Kebebasan navigasi harus dipulihkan tanpa biaya tol. Ini penting untuk stabilitas regional dan ekonomi global," ujarnya, Senin (16/6).

Dorongan Diversifikasi Jalur Pasok Energi

Von der Leyen juga menyoroti perlunya negara-negara maju mencari jalur pasokan alternatif. Menurutnya, ketergantungan pada satu titik rawan seperti Selat Hormuz harus segera dikurangi. Isu diversifikasi ini rencananya akan dibahas dalam pertemuan Kelompok Negara Maju (G7) yang dimulai hari ini di Prancis.

Sementara itu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengonfirmasi bahwa para menteri luar negeri Uni Eropa akan segera membahas langkah keterlibatan blok tersebut pasca-kesepakatan. "Saya telah berbicara dengan rekan-rekan saya dari Iran dan negara-negara Teluk dalam beberapa hari terakhir," tulis Kallas di platform X.

Pakistan Mediator, Penandatanganan di Swiss

Kesepakatan ini dimediasi oleh Pakistan. Perdana Menteri Shehbaz Sharif menjadi pihak pertama yang mengumumkan bahwa perang telah dihentikan secara permanen di semua lini, termasuk di Lebanon. "Kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer," tulis Sharif di media sosial, Minggu malam.

Proses hukum akan berpuncak pada upacara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Jumat, 19 Juni di Swiss. Sharif mengucapkan terima kasih kepada Qatar, Arab Saudi, dan Turki yang turut membantu dalam upaya mediasi. "Diskusi pra-implementasi ini akan meletakkan dasar untuk pembicaraan teknis," tambahnya.

Trump Umumkan Akhiri Blokade, Iran Konfirmasi MoU

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi kabar tersebut melalui unggahan di Truth Social. Ia menyatakan bahwa blokade angkatan laut terhadap Iran akan segera diakhiri. "Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!" tulis Trump.

Di pihak Iran, Wakil Menteri Luar Negeri untuk Urusan Hukum dan Internasional Kazem Gharibabadi menyatakan teks MoU telah rampung. Sekretariat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran pun mengonfirmasi bahwa perang dan operasi militer di semua front, termasuk Lebanon, telah dihentikan sejak Minggu malam. Blokade laut oleh AS juga dicabut sepenuhnya.

Kesepakatan ini menjadi titik balik paling signifikan dalam ketegangan yang berlangsung berbulan-bulan di kawasan Teluk. Para mediator akan memfasilitasi serangkaian pertemuan teknis sebelum upacara penandatanganan resmi akhir pekan ini.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top